KPK Pastikan Berkas Setya Novanto Dilimpahkan Sebelum Praperadilan


Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Foto : istimewa)
Jakarta, Kabar28.com, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan berkas perkara penyidikan tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, hampir selesai. Berkas tersebut pun akan segera dilimpahkan ke tahap penuntutan dalam waktu dekat.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, pihaknya akan melimpahkan berkas perkara Setya Novanto ke tahap penuntutan sebelum digelarnya sidang gugatan praperadilan jilid II yang diajukan oleh Setya Novanto.
"Bisa, sudah beres itu, tinggal dikit lagi aja. Sebelum praperadilan ya, ya, ya," kata Saut di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (1/12/2017).
Sekadar diketahui, sidang gugatan praperadilan jilid II yang diajukan Setya Novanto sempat dibuka oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), pada Kamis, 30 November 2017. Namun, pihak KPK tidak hadir dalam sidang tersebut.
Oleh karena itu, sidang praperadilan ditunda dan akan dilanjutkan pada Kamis, 7 Desember 2017. Saut pun memastikan, pelimpahan berkas perkara Setya Novanto ke penuntutan sebelum digelarnya praperadilan sudah disiapkan.
"Waktunya sudah masuk kok. Masuk dalam batas waktu. Masuk limit waktunya. Enggak (sampai Kamis). Bisa sudah pasti," tandasnya.
Diketahui, Ketua Umum Partai Golkar non-aktif tersebut resmi menyandang status tersangka dugaan korupsi proyek e-KTP sejalan telah diterbitkannya surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama Setya Novanto pada 31 Oktober 2017.
Novanto selaku anggota DPR disangka bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait proyek pengadaan e-KTP.
Sebelumnya, Novanto pernah mengajukan gugatan praperadilan melawan KPK atas penetapan tersangkanya di kasus korupsi e-KTP ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). PN Jaksel pun mengabulkan gugatan tersebut danstatus tersangka Setya Novanto gugur.
Selang beberapa bulan kemudian, KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2012. Novanto kembali melawan dengan mengajukan gugatan lagi ke PN Jaksel.
Sumber : okezone.com