Warga Ramai-ramai Tangkap Ikan “Mudik” di Sepanjang Sungai Ogan

.jpg)
Warga beramai-ramai nangkul ikal di Sungai Ogan, Tanjung Raja, Ogan Ilir. (foto : darius)
Indralaya, Kabar28.com,- Dampak surutnya Sungai Ogan dirasakan masyarakat Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir khususnya yang berdomisili di sepanjang aliran Sungai Ogan.
Pasalnya, banyaknya anak ikan yang berhasil ditangkap oleh warga yang tinggal di sepanjang Sungai Ogan. Warga pegagan umumnya memiliki istilah ikan mudik.
Mamat (33), warga sekitar mengatakan, hal ini sudah menjadi tradisi tahunan ikan-ikan kecil bergerombol melakukan pindah tempat. Ikan-ikan kecil hijrah disaat Sungai Ogan surut disertai cuaca panas dalam waktu sepekan.
"Ya, ikan kecil dalam jumlah banyak bergerombol hijrah pindah tempat dari ilir ke hulu sungai. Biasanya akan berlangsung dalam waktu 4-5 hari kedepan asalkan tidak turun hujan," katanya.
ia menambahkan warga biasanya menggunakan alat penangkap berupa jaring, jala dan tangkul.
"Kalau ikan mudik warga banyak menggunakan alat penangkap berupa jala, jaring dan tangkul. Ikan-ikan kecil tersebut sangat banyak dan masyarakat pun datang langsung membeli kepada kami," ungkapnya. (drs)