Teater Harmoni Unsri Hipnotis Penonton


Redaksi Kabar28 2017-04-28 18:54:15 Ogan Ilir 108 kali

M Agus dan saat mengukuhkan anggota generasi ke tiga "harmoni". (foto : jamal)

Indralaya, Kabar28.com,- Selama hampir 90 menit, ratusan penonton terlihat antusias dan dibuat penasaran dalam pertunjukan teater yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) "Harmoni" Universitas Sriwijaya (Unsri) di gedung Teater Lingkungan Kampus Unsri, Jumat (28/4).

Pagelaran teater ini mengusung tema “Art Chipelago” ragam karya dan harapan untuk generasi penerus.

“Ya jadi, pagelaran ini sebagai acara puncak pengukuhan anggota baru Harmoni untuk generasi ke tiga, tujuannya sendiri ini yakni untuk menekankan kepada anggota baru khususnya generasi ke tiga, agar lebih menghormati proses,” ungkap Hardel kepada Kabar28.com, Jumat (28/4).

Masih kata Hardel, ada beberapa divisi yang ditampilkan di pagelaran ini yakni divisi musik, divisi lukis, divisi vokal dan divisi tari.

“Tadi sempat kita saksikan, ada bebarapa divisi dalam UKM Harmoni. Jadi setiap anggota baru wajib menghasilkan karya baru untuk setiap divisi yang mereka pilih,” tambahnya

Selain itu, Muhammad Agus selaku perwakilan Pembantu Rektor (Purek) III, dalam pembukaannya mengatakan ia menyambut baik akan digelarnya pertunjukan ini dan berharap bisa meningkatkan kualitas teater-teater muda.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasisiwa ini, dan semoga dengan adanya pertunjukan ini bisa meningkatkan dan memotivasi generasi muda dalam melakukan pertunjukan kedepannya. Tidak hanya di lingkungan universitas saja, akan tetapi bisa ikut serta dalam mengharumkan nama Unsri di kancah nasional,” tandasnya

Berakhirnya pertunjukan tersebut disambut tepuk tangan dari para penonton yang menandakan puas dengan pertunjukan tersebut.

Irfan salah satu mahasiswa Kedokteran Gigi Unsri yang ikut menyaksikan pertunjukan tersebut, sangat mengapresiasi kegiatan UKM Harmoni tersebut. Dirinya merasa puas dan terhibur melihat pertunjukkan-pertunjukan yang ditampilkan.

“Acara ini sangat bagus dan menghibur, dan juga dalam pegelaran ini menampilkan tarian-tarian dari berbagai daerah seperti tarian dengan tema Putri Pinang Masak sebagai salah satu kebudayaan khas Ogan Ilir,” tuturnya. (Oldie/jml)

 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close