Sopir Angkutan Mudik di Garut Dicek Kesehatan dan Dites Urine


Ilustrasi (Foto : Istimewa)
Bandung, Kabar28.com,- Petugas kesehatan memeriksa kondisi para sopir bus umum di Terminal Tipe A Kabupaten Garut, Jawa Barat sebelum mengendarai bus membawa penumpang arus mudik pada Lebaran 2017.
"Kita bekerja sama dengan dinas kesehatan untuk memastikan sopir dalam keadaan sehat," kata Kepala Satuan Pelayanan Terminal Guntur, Sofyan di sela-sela kegiatan pemeriksaan kesehatan sopir di Terminal Guntur Garut, Senin (19/6/2017).
Ia menuturkan, pemeriksaan kesehatan para sopir bus di Garut rutin dilaksanakan terutama pada musim arus mudik Lebaran. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, riwayat penyakit dan yang utama tes urine untuk mengetahui adanya zat berbahaya pada tubuh sopir.
"Terutama urine sopir diperiksa, apakah ada zat bahaya atau mengonsumsi narkoba dan sejenis lainnya," katanya.
Ia menegaskan, sopir yang diketahui mengandung zat berbahaya dalam urinenya, serta ada penyakit yang berisiko tinggi maka akan dilarang membawa bus bermuatan penumpang.
"Kalau ada narkoba atau minuman keras, maka sopir yang bersangkutan dilarang mengemudi bus," katanya. Ia menyebutkan, jumlah sopir untuk bus Antar Kota Antar Provinsi dan Antar Kota Dalam Provinsi di Terminal Garut mencapai 180 orang, sementara yang diperiksa jumlahnya baru puluhan.
Ia berharap dengan dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan sopir itu dapat mencegah terjadinya kecelakaan akibat tidak sehatnya sopir saat mengemudi. "Ini sebagai langkah antisipasi dalam keselamatan berkendara," katanya
Sumber : okezone.com