Calon Guru Harus Dilatih Praktik Belajar Aktif


Mutiara Safitri 2017-03-08 19:19:56 Pendidikan 117 kali

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) menjadi pencetak guru yang akan mencerdaskan anak bangsa. Dalam hal ini, LPTK perlu memahami kebutuhan penggunanya, yaitu sekolah. Sedangkan sekolah harus aktif memberi masukan sehingga saling melengkapi satu sama lain.

"Dosen LPTK tentu kaya teori tetapi biasanya kurang punya pengalaman praktik. Sebaliknya, guru pasti kaya dengan pengalaman praktik tetapi biasanya kurang dalam teori. Melalui interaksi tersebut, kedua pihak dapat bersinergi untuk menghasilkan pendidikan yang terbaik," tutur Direktur Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators, and Students (PRIORITAS), Stuart Weston dalam siaran pers, Rabu (8/3/2017).

Salah satu praktik yang dibutuhkan calon guru, yakni implementasi pembelajaran aktif. Dosen LPTK harus menjalankan perkuliahan aktif guna menjadi contoh bagi mahasiswa dalam menerapkan pembelajaran aktif di kelas.

Materi tersebut tertuang dalam sebuah buku praktik penyiapan calon guru. Bertebal 180 halaman, buku itu juga mencakup topik integrasi LPTK dan sekolah, serta inisiatif-inisiatif praktik yang baik dari LPTK, seperti membuat mata kuliah literasi dan manajemen berbasis sekolah (MBS).

"Ini dapat menjadi wahana berbagi pengalaman antar dosen, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa calon guru. Buku ini juga membuktikan bahwa proses pembelajaran aktif dapat diterapkan di perguruan tinggi, jika dosen menyiapkannya dengan baik," ucap Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, Intan Ahmad.

Sementara Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menyebut, pembelajaran aktif akan menghasilkan guru yang profesional.

"Dalam perkuliahan mahasiswa terbiasa difasilitasi berpraktik memecahkan masalah, bekerja sama, menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan menghasilkan karya-karya kreatif dan inovatif dalam perkuliahan. Hal itu menjadi modal baik bagi mahasiswa untuk menjadi guru profesional," tambahnya.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close