30 Kelompok Perikanan di Ogan Ilir Terima Pinjaman Modal?


Plt. Bupati OI H.M. Ilyas Panji Alam saat menebar bibit ikan. (foto : nik)
Indralaya, Kabar28.com,- Sebanyak 30 Kelompok Perikanan menerima bantuan dan pinjaman modal dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia.
Plt Bupati Ogan Ilir H.M.Ilyas Panji Alam di dampingi Sekda H.Herman beserta rombongan secara simbolis memberikan bantuan pinjaman modal UMKM Bidang Berikanan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan kepada Kelompok Perikanan Ogan Ilir dan langsung meninjau kegiatan di Balai Benih Ikan (BBI) yang terletak di Tanjung Putus Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (14/2).
Plt Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam mengatakan dengan diberikan pinjaman modal bagi UMKM bidang perikanan ini mampu memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, sehingga usaha yang di kembangkan dapat maju dan berkembang, sehingga mampu bersaing di pasaran.
"Saya berharap kepada dinas terkait kiranya dapat memberdayakan kolam-kolam yang ada di BBI sehingga dapat memberikan pelayanan positif kepada masyarakat OI, di samping pemerintah sudah mencanangkan Program 1000 pengusaha yang Insya Allah tak lama lagi segera berjalan. Pemkab OI juga siap memberikan pinjaman modal bagi UMKM perikanan tanpa bunga," bebernya.
Ilyas juga berpesan kedepan, kiranya BBI OI mampu mendata dan menata sedemikian rupa, sehingga mampu mengambil minat serta daya tarik dari luar.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikan Tarmuji SP saat di temui mengatakan, saat ini BBI Tanjung Putus Ogan Ilir didirikan 2007, luas lahan 4 hektar pada tanah rawa dalam, kegiatan yang dilakukan saat ini fokus dengan produksi benih ikan patin,karena Kabupaten Ogan Ilir sudah di tetapkan sebagai sentral penghasil ikan patin nasional.
"Tahun 2017 ini, Dinas Perikanan OI dan UPP telah selesai pengurusan blokir dana penguatan usaha kelompok Perikanan dari Kementerian dan Kelautan RI di Bank Sumsel Babel sebesar Rp700 juta,dana tersebut akan di kelolah oleh UPP bersama Koperasi untuk mendukung Program 1000 pengusaha," singkatnya. (Nik)