Azimie Aura Salbitan Kembali ke Ayahnya


PALEMBANG, Kabar28.com,- Penyidik Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang menyerahkan Azimie Aura Salbitan (2,5) kepada ayah kandungnya, Junaidi (42) di rumahnya, Jalan Ali Gatmir Kelurahan 13 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Sabtu (20/1/2018) siang.
Suasana haru dan bangga atas kenerja kepolisian yang berhasil menemukan keberadaan sang anak, membuat Junaidi mengungkapkan rasa terima kasihnya.
"Saya senang bisa bertemu dengan dan berkumpul kembali dengan anak saya ini. Saya sangat berterima kasih dengan Polisi atas kerja kerasnya menemukan anak saya. Jujur saja, saya sendiri tidak menyangka kalau istri saya tega menjual anak saya ini seharga Rp 20 juta demi 'nyabu', padahal tidak pernah ada permasalahan atau keributan sebelumnya," ujar Junaidi.
Sementara, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang, IPDA Heny Kristianingsih menjelaskan, anak yang sudah dijual ibu kandungnya, Fatimah sudah diserahkan kepada keluarganya dalam keadaaan sehat.
"Alhamdullilah sang anak sudah kami kembalikan kepada ayah kandungnya sendiri. Pemberkasan masih terus dilanjutkan, segera mungkin akan kami limpahkan kepada Kejaksaan untuk disidangkan," tukasnya.
Dikatakan Heny, pihaknya telah mengambil keterangan dari si pembeli bayi maupun penjual bayi. Pihaknya optimis masalah ini dapat terpecahkan karena ada sedikit cercah harapan dari keterangan tersangka Fatimah.
"Si Ibu bayi berinisial F, sebelumnya sudah kami interogasi mendalam. Diketahui, anak yang dijualnya berada di Cikandak Serang Banten, tak buang waktu kami bertolak ke sana. Sang pembeli, J sudah kami ambil juga keterangannya sebagai saksi. Menurut pengakuan J, memang dirinya mengharapkan anak, namun belum berhasil. Terhitung sudah tiga kali istrinya mengalami keguguran, oleh karena itu dia membeli anak tersebut," tambahnya. (ard)