Sandiaga Ingin Buat Indeks Saham OK OCE, BEI: Sudah Ada Pembicaraan, tapi Belum Pembahasan

Sandiaga Uno (Foto : Istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Sandiaga Uno menginisiasi perkumpulan pusat saham dan investasi, OK OCE Stock Center. Melalui program ini, Sandiaga ingin kebermanfaatan investasi di pasar modal dapat dinikmati seluruh masyarakat. Salah satu produk yang ingin dikembangkan melalui OK OCE Stock Center adalah Indeks Saham OK OCE.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan mengatakan, tim OK OCE sudah menyampaikan maksud tersebut meskipun secara informal. "Memang mereka sudah ada pembicaraan mengenai itu, tapi belum sampai pembahasan," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Kendati demikian, membentuk sebuah indeks acuan di pasar modal memerlukan banyak pertimbangan. Apalagi, saat ini pasar modal telah memiliki berbagai jenis indeks acuan untuk berbagai kategori.

Tercatat, setidaknya ada 12 indeks di BEI yang memiliki indeks-indeks tersebut memiliki klasifikasi masing-masing. Misalnya, Indeks LQ45 yang menghimpun 45 saham dengan likuiditas paling besar. Selain itu, ada Jakarta Islamic Indeks yang memuat saham-saham Syariah, dan sebagainya.

"Jangan sampai tumpang tindih, kita sudah ada Indeks LQ45, ada JII. Jadi kita akan bicara lebih lanjut dulu, supaya indeksnya benar menjadi acuan," terang Nicky.

Saat ini, OK OCE Stock Center sudah memiliki indeks OK30. Indeks tersebut diperuntukkan untuk peserta OK OCE Stock Center sebagai panduan untuk memilih saham.

Selain indeks saham, OK OCE juga berencana untuk mengembangkan produk lain seperti Reksa Dana OK OCE, Koran Edukasi Investasi OK OCE, dan Buku Panduan Investasi OK OCE.

Sumber : okezone.com 

Baca Lainnya

close