Potong Penis Bocah 4 Tahun, Dokter Sunat Diseret ke Pengadilan

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Jenewa, Kabar28.com, –  Seorang dokter di Swiss terpaksa berurusan dengan pengadilan setelah memotong penis seorang bocah berusia empat tahun dalam sebuah operasi penyunatan dan membuang waktu sebelum mengirim bocah itu ke rumah sakit. Dia dituduh telah menyebabkan bahaya bagi tubuh pasiennya karena kelalaiannya.

Insiden tragis itu terjadi pada Juli 2014 saat ayah si bocah, seorang pengungsi keturunan Aljazair membawa putranya ke klinik dokter yang berada di Jenewa. Mereka percaya dengan kemampuan si dokter yang disebut telah melakukan 700 kali operasi penyunatan.

Saat operasi berlangsung, ayah bocah itu mulai mengambil foto yang menjadi bagian dari tradisi keluarga yang percaya penyunatan adalah sebuah momen penting untuk dirayakan. Sayangnya, saat ayahnya akan mengambil foto, bocah itu melihat ke arahnya dan menggerakkan selangkangannya, sehingga menyebabkan dokter tak sengaja memotong penisnya.

Keterangan Jaksa penuntut Levy Owczarczak menyebutkan, dokter itu berusaha menyambung penis si bocah, namun tidak memiliki kateter dengan ukuran yang tepat. Alih-alih mengirimnya ke rumah sakit, bocah tersebut dan keluarganya malah diminta menunggu di ruang tunggu sementara dia mencari kateter.

Tudingan jaksa itu dibantah pengacara Charles Joye yang mengatakan, kliennya telah meminta ayah bocah itu untuk segera membawa putranya ke rumah sakit. Dia menambahkan, kliennya juga tidak bisa diminta bertanggung jawab atas tindakan tidak terduga sang ayah yang mengambil foto.

Penis bocah itu akhirnya bisa disambung setelah melakukan beberapa prosedur operasi, tetapi dokter bedah mengatakan, dia harus menunggu hingga berusia 18 tahun untuk mengetahui apakah dibutuhkan prosedur lebih lanjut untuk memulihkan alat vitalnya. Dokter yang bertanggung jawab atas insiden pemotongan penis tersebut masih melakukan praktek dan telah menjalankan prosedur penyunatan 1.800 kali setelah kejadian itu. Putusan kasus ini akan diumumkan pengadilan pada tanggal yang belum ditentukan.

Sumber : okezone.com

Baca Lainnya

close