Kemenkes Bantah Klaim Vaksin Akibatkan Hepatitis

Juru Bicara Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi.

JAKARTA, Kabar28.com,- Para ahli membantah klaim yang mengaitkan kasus hepatitis misterius yang saat ini mewabah di dunia akibat vaksin Covid-19, data itu tak didukung dengan bukti yang cukup karena hingga kini penyebabnya masih misterius.

Ahli Spesialis Anak, Hanifah Oswari mengatakan, tak benar jika hepatitis misterius dikaitkan dengan vaksin Covid-19. Salah satu vaksin memang ada yang menggunakan virus yang ditemukan pada anak dengan hepatitis misterius yakni Adenovirus.

"Namun itu tidak terkait dan bukan penyebab langsung, karena itu menghubungkan virusnya saja belum bisa ditentukan penyebabnya apalagi dikaitkan dengan vaksin,” katanya dalam konferensi pers dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (5/5/2022).

Hal senada juga diungkapkan Ahli Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia, Zubairi Djoerban. Menurutnya, jika dikaitkan dengan vaksin Covid-19 hal itu tak didukung data.

Hipotesis ini tak didukung data, karena sebagian besar anak-anak yang terkena hepatitis ini justru belum menerima vaksin Covid-19," ungkapnya.

Data itu didukung oleh keterangan Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi. Diterangkannya, dari 3 kasus kematian hepatitis di Jakarta bahkan ada satu anak yang belum divaksin sama sekali namun tetap tertular.

"Ketiga kasus ini datang sudah pada kondisi berat, stadium lanjut. Hanya berikan waktu sedikit untuk dokter melakukan pertolongan," terangnya.

Sambungnya, ada 3 kasus kematian di Jakarta akibat hepatitis baru-baru ini. Mereka adalah anak usia 2 tahun, 8 dan 11 tahun.

"Usia 2 tahun belum vaksin, dan 8 tahun vaksin dosis 1 sedangkan usia 11 tahun sudah dosis lengkap," pungkasnya. (*)

Baca Lainnya

close