Korban Begal di OI tak Ditanggung BPJS, Keluarga Harapkan Bantuan

Siti Badriah saat menjalani perawatan di RSUP M. Hoesin Palembang.

PALEMBANG, Kabar28.com,- Hingga saat ini Siti Badriah (15), pelajar SMK yang menjadi korban begal beberapa waktu lalu masih menjalani pengobatan dan sudah melewati masa kritis di RSUP M. Hoesin.Palembang.

Namun pengobatan warga Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI) ini ternyata tidak ditanggung dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Humas RSUP M. Hoesin Palembang, Suhaimi mengatakan, pasien tersebut tidak ditanggung BPJS bukan karena alasan di bawah umur, namun semua itu karena ketentuan dari BPJS.

"Namun, sesuai dengan tugas RSUP M. Hoesin Palembang yaitu mengutamakan pelayanan kesehatan dan kesembuhan terhadap pasien," katanya kepada wartawan, Senin (25/4/2022).

Lanjutnya, perlu dinformasikan untuk kasus begal memang tidak ditanggung BPJS bukan karena alasan umur. Sebab ketentuan yang berlaku di BPJS, untuk biaya bisa dialihkan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

"Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Hoesin Palembang bisa membantu menghubungi LPSK, dan keluarga korban juga harus melaporkan hal ini ke LPSK," pungkasnya.

Saidi, keluarga korban menjelaskan, saat ini dirinya sedang mengalami kesulitan untuk biaya pengobatan korban. Sekarang, korban mengalami pendarahan di paru-paru.

"Kalau batuk korban masih mengeluarkan darah, kami berharap adanya bantuan sukarela ataupun dari pemerintah untuk biaya pengobatan korban," harapnya. (*)

Baca Lainnya

close