Lantik 7 Kadin, Bupati OI: tak Ada Dinas Basah atau Kering

Bupati OI melantik para pejabat di gedung serbaguna KPT Tanjung Senai.

INDRALAYA, Kabar28.com,- Bupati Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar melantik 160 pejabat, di Gedung Serbaguna KPT Tanjung Senai, Indralaya, Jumat (8/4/2022).

160 pejabat tersebut terdiri dari kepala dinas (kadin) setara eselon IIb 7 orang, 153 administrator setara eselon III, pengawas setara eselon IV dan pejabat fungsional pratama serta kepala sekolah.

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar menekankan agar jangan ada lagi istilah dinas basah ataupun kering. Yaitu, dinas yang memiliki anggaran besar dan anggaran minim.

"Jangan ego sentris, karena semua dinas itu sama. Tinggal bagaimana kemampuan kepala dinas berinovasi membuat program, agar bisa mendapat dana pusat untuk pembangunan daerah," tegasnya.

Kepada para pejabat yang dilantik, menurutnya beban kerja dan tantangan ke depan semakin berat, sehingga harus bekerja lebih ekstra serta terus semangat.

"Banyak pejabat berkompeten antre untuk meraih jabatan, jika sedikit saja lengah maka siap-siap kalian akan diganti. Segeralah bekerja keras dan cerdas, untuk mewujudkan Ogan Ilir Bangkit," tandasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) OI, Wilson Efendi mengatakan, 7 kepala dinas yang dilantik dan didefenitifkan itu sebelumnya Plt pada dinas masing-masing, mereka dinyatakan lulus dalam seleksi terbuka (lelang jabatan) beberapa waktu lalu.

“Tujuan dilantiknya para pejabat pimpinan tinggi pratama ini adalah untuk mengisi kekosongan pejabat, kebutuhan organisasi dan penyegaran demi pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Adapun 7 kepala dinas yang dilantik adalah; Kepala Dinas Sosial, Muhammad Kapidin Hanafi; Kepala Dinas Perikanan, Bustanul Arifin; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Abi Bakrin Sidik; Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Husni Thamrin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Daerah Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Husnidayati; Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Yusriani Emiyati; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Astuti. (*)

Baca Lainnya

close