4 Bulan Buron, Pencuri Uang Sembako Ini Ditangkap Polsek Pemulutan di Mariana

Tersangka (Baju kemeja putih) saat diamankan.

INDRALAYA, Kabar28.com,- Setelah 4 bulan buron Wahyudi (21) berhasil dibekuk Tim Crocodile Polsek Pemulutan, dan ditetapkan menjadi tersangka karena mencuri uang hasil penjualan sembako, akhir Juli lalu.

Kapolsek Pemulutan, IPTU Iklil Alanuari menerangkan, tersangka merupakan seorang pegawai toko sembako di Desa Pipa Putih, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir (OI).

“29 Juli lalu, tersangka diminta mengantarkan sembako ke Pasar Kuto, Palembang,” kata Iklil didampingi Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain, Senin (6/12/2021).

Tersangka lalu menuju Palembang dengan mengendarai mobil muatan sembako tersebut.

Oleh majikannya, tersangka diminta untuk mengirim sembako ke dua toko tujuan di Pasar Kuto.

“Jadi antara tersangka dan korban penipuan yang tak lain majikannya, memang saling mengenal,” terang Iklil.

Namun setelah mengantar sembako tersebut, tersangka tak kunjung kembali ke Pemulutan.

Pemilik toko yang curiga lalu menghubungi tersangka, namun tak ada respon.

 Pemilik toko bernama Laiho lalu melapor ke Polsek Pemulutan.

“Pemilik toko mengaku rugi Rp44 juta, atas uang hasil penjualan sembako yang dibawa kabur itu,” beber Iklil.

Polisi yang mendapat laporan lalu memburu tersangka yang sempat berpindah tempat.

Setelah dilakukan penyelidikan selama empat bulan, polisi berhasil mengendus keberadaan tersangka di wilayah Banyuasin.

“Tersangka berhasil kami amankan tadi sore di wilayah Mariana, Banyuasin,” ungkap Iklil.

Saat diamankan, lanjut Iklil, tersangka Wahyudi sedang nongkrong di warung kopi wilayah Mariana.

Tersangka yang tak berkutik lalu digelandang ke Mapolsek Pemulutan beserta barang bukti diantaranya satu unit handphone, tiga lembar celana levis dan dua lembar kaos oblong yang digunakan saat mengantar sembako.

"Tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Tentunya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya. (*)

Baca Lainnya

close