APRI Nobatkan Herman Deru sebagai Bapak Penghulu Indonesia

Herman Deru dinobatkan menjadi Bapak Penghulu Indonesia.

PALEMBANG, Kabar28.com, Gubernur Sumsel, Herman Deru (HD) menerima dinobatkan sebagai Bapak Penghulu Indonesia oleh Asosiasi Penghulu Indonesia (APRI)

Penghargaan itu diberikan karena HD memiliki kepedulian tinggi terhadap APRI, khususnya di Sumsel. Selain itu, inisiasi HD membentuk Penghubung Urusan Keagamaan Desa Kelurahan (P2UKDK), dinilai berhasil dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan.

Penganugerahan Bapak Penghulu Indonesia kepada HD, dilaksanakan di Aula Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (23/11/2021).

Herman Deru mengaku bangga memperoleh penghargaan tersebut, dirinya menyadari konsekuensi dan tanggung jawab yang diemban.

Tugas Bapak itu kan mengawasi, membina dan membantu dalam hal pembiayaan," ujarnya.

Terkait P2UKDK, dirinya berinisiatif untuk membentuk P2UKDK pada 2014 silam, saat masih menjabat Bupati OKU Timur. Hal itu dilatarbelakangi kebutuhan masyarakat terutama di pedesaan, terhadap sosok atau tokoh yang melayani mereka di bidang keagamaan. 

"Sementara Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yang bertugas mencatat nikah, dan memiliki banyak peran di masyarakat, keberadaannya tidak diperpanjang lagi," ungkapnya.

Setelah P3N dihapuskan, dirinya melihat pelayanan keagamaan di pedesaan cukup terganggu. Untuk itulah, dirinya memanggil pihak-pihak terkait guna membahas masalah tersebut.

"Akhirnya saya putuskan untuk membentuk P2UKDK dengan anggaran dari pemerintah daerah, dan program ini berjalan lancar. Ketika menjadi gubernur, program ini dikembangkan ke seluruh kabupaten/kota," pungkasnya.

Kasubdit Kepenghuluan Kemenag RI, Anwar menilai, penganugerahan tersebut merupakan wujud sinergi antara Kemenag dan Pemprov Sumsel yang bermanfaat menciptakan kondusivitas beragama di Sumsel.

“Apabila penghulu sukses, tentu masyarakat Sumsel akan Sakinah Mawaddah wa Rohmah. Penguatan-penguatan dari gubernur sangatlah penting,” ujar Anwar.

Sementara, PLT Kakanwil Kemenag Sumsel, Deni Priansyah menjelaskan, HD layak memperoleh penghargaan tersebut. Selain peduli terhadap APRI dan berjasa membentuk P2UKDK, juga telah banyak berjasa membangun kehidupan keagamaan di Sumsel. 

"Contohnya adalah program satu desa satu rumah tahfiz, karena beliau memang bercita-cita menjadikan Sumsel Provinsi Religius. Jadi, tidak hanya membangun fisik, namun juga nilai-nilai keagamaan,” jelasnya. (kks)

Baca Lainnya

close