HD Instruksikan Dinas Terkait buat IPAL di Sentra Produksi Jumputan

HD saat meninjau sentra produksi kain jumputan

PALEMBANG, Kabar28.com,- Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD) meninjau Pusat Kerajinan Kain Jumputan di daerah 15 Ulu, Kertapati, Minggu (12/07/2020).

Sebagai bentuk apresiasinya, HD menginstruksikan dinas terkait untuk membuatkan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) memadai untuk para pengrajin di kawasan tersebut.

Sehingga, air limbah hasil produksi kain jumputan aman saat dibuang ke sungai.

"Saat ini teknologi pembuatan kain jumputan sudah maju, namun ada yang patut kita banggakan bahwa pembuatannya tetap tidak memakai mesin, dari awal racikan pewarnaan hingga finishing semua ditangani masyarakat di sekitar ini secara langsung," katanya.

HD mengatakan, nantinya limbah hasil produksi rumahan akan diolah terlebih dahulu di IPAL. Sebelum dibuang ke sungai.

Sehingga produksi bisa tetap berjalan tanpa harus merusak lingkungan.

"Ada juga hal yang kita perlu perkenalkan bahwa di wilayah Sumsel ini yang masih sangat setia meskipun dengan mesin tenun tradisional tapi mereka tidak goyah dan justru nilainya ada karena dikerjakan dengan tangan halus dari keluarga-keluarga yang mempertahankan kearifan lokal," katanya.

HD mengatakan bahwa Ia sangat mendukung aktifitas perekonomian yang juga selaras dengan kelestarian lingkungan dan tentu sangat mendukung sektor pariwisata di Sumsel.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel, Edward Chandra mengatakan IPAL nantinya akan dibuat terintegrasi. Dimana sekitar 100 pengrajin yang ada di kawasan tersebut dibuatkan saluran pembuangan limbah menuju IPAL untuk mengolah air buangan limbah produksinya.

"Kita akan langsung melakukan survey dan perhitungan biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan IPAL tersebut. Sehingga bisa dianggarkan dalam waktu dekat. (ril)

Baca Lainnya

close