Kandungan Garam pada Sosis Tingkatkan Risiko Stroke


Lia Cikita 2017-12-07 19:46:35 Kesehatan 30 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Kabar28.com, - Jika anda penggemar olahan sosis, sebaiknya kurangi mengonsumsi makanan tersebut mulai dari sekarang. Consensus Action on Salt and Health(CASH) memperingatkan bahwa sosis terlalu tinggi mengandung garam dan lemak jenuh dengan tingkat keseluruhan garam dalam Sosis tidak berubah selama enam tahun terakhir.

CASH menemukan kandungan garam rata-rata dua sosis sebanyak 1,16 gram. Ini menimbulkan sedikit kekhawatiran karena anak berusia 4-6 tahun hanya direkomendasikan mengonsumsi 3 gram garam per hari dan untuk orang dewasa cukup mengonsumsi tidak lebih dari 6 gram garam. Mereka juga menguji dan menemukan bahwa 85% sosis mengandung lemak  jenuh yang tinggi.

Sosis sayuran juga tidak semuanya murni dan bergizi. Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata orang Inggris memakan 2,68 kg sosis dalam satu tahun. Namun, Anda tidak perlu khawatir jika ingin tetap mengonsumsi sosis. Beralih lah ke produk sosis yang memiliki kandungan garam terendah.

“Makan terlalu banyak garam di masa kanak-kanak dapat meningkatkan tekanan darah yang bisa berlanjut sampai usia dewasa dan menjadikannya penyebab utama stroke dan penyakit jantung,” ujar Mhairi Brown, seorang ahli gizi CASH dilansir dari Metro, Kamis (7/12/2017).

Ia melanjutkan bahwa industri makanan seharusnya mengurangi lebih banyak garam dalam produknya pada makanan favorit keluarga tersebut, sehingga bisa membantu melindungi kesehatan konsumen.

Professor Pengobatan Kardiovaskular Graham MacGregor di Queen Mary University of London menambahkan, Inggris telah lebih dulu memimpin dalam hal ini.

“Inggris telah memimpin dunia dalam pengurangan garam namun banyak perusahaan yang tidak mau bekerja sama dengan kebijakan ini,” ujarnya.

Menurutnya, harus dilakukan usaha keras terhadap perusahaan yang tidak mematuhi dan menetapkan target baru yang akan dicapai pada tahun 2020. Jika tidak, ribuan orang akan meninggal karena stroke dan serangan jantung setiap tahunnya.

Pengurangan garam adalah tindak pencegahan kesehatan masyarakat yang paling hemat biaya dan berhasil dilakukan sampai saat ini. Oleh karena itu, pengawasan ketat dan peraturan dari pemerintah harus dilaksanakan. 

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close