Temui Pimpinan KPK, Mentan Beberkan Permasalahan Lahan Kelapa Sawit


Lia Cikita 2017-12-07 16:42:42 Nasional 45 kali

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat tiba di KPK (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman rampung berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarief, pada sore ini. Diskusi tersebut berkaitan adanya permasalahan lahan perkebunan kelapa sawit.

Amran mengakui, terdapat permasalahan lahan untuk petani lokal dengan pengusaha kelapa sawit di sejumlah daerah di Indonesia. Oleh karenanya, Amran meminta masukan kepada KPK agar tidak ‎agar ada pemerataan lahan untuk petani lokal di lahan pengusaha kelapa sawit.

"Domain kami membahas petani ini bagaimana bisa kita selesaikan persoalannya yang berada di hutan produksi kelapa sawit," kata Amran di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 98/2013 pasal 15 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan, perusahaan perkebunan yang mengajukan Izin Usaha Perkebunan untuk Budidaya (IUP-B) atau Izin Usaha Perkebunan (IUP) dengan luasan 250 hektare (ha) atau lebih, berkewajiban memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar dengan luasan paling kurang 20 persen dari luas areal IUP-B atau IUP.

Sementara itu, Kementerian Pertanian mencatat hingga 2015 realisasi pembangunan kebun masyarakat baru mencapai 237.791 ha. Luas ini lebih rendah dari target perusahaan yang seluas 384.065 ha.

Oleh karenanya, Amran sedang berkoordinasi dengan KPK dan Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR) agar perusahaan-perusahaan pengelola kelapa sawit mematuhi peraturan Ke‎mentan terkait IUP untuk pemerataan lahan kepada petani lokal.

"‎Hubungannya ada plasma yang berada di kawasan hutan produksi, ini ‎kita akan carikan solusi terbaik untuk masyarakay petani sawit seluruh indonesia. Termasuk pencegahan‎," tandasnya.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close