Selidiki Kematian Pelajar Madrasah Ibtidaiyah, Polisi Panggil Kepala Puskesmas 7 Ulu


Arie Perdana Putra 2017-12-07 16:45:23 Palembang 25 kali

Kepala Puskesmas 7 Ulu saat diperiksa, (foto : ist)

PALEMBANG, Kabar28.com,- Guna mengetahui penyebab kematian Jumiarni (9) pada Jumat (10/11/2017) lalu, Kepala Puskesmas 7 Ulu, dr Rustina dan stafnya diperiksa penyidik Unit Pidana Khusus Satreskrim Polresta Palembang, kemarin.

"Memang benar adanya pemeriksaan saksi-saksi selaku pelaksana pemberian imunisasi yang dilakukan Puskesmas 7 Ulu. Untuk sementara kami masih memeriksanya sebagai saksi dan kami masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan-keterangan saksi ahli, guna mengerucutkan permasalahan ini," ujar Kasubbag Humas Polresta Palembang, IPTU Samsul.

Mengenai penyebab kematian korban, penyidik masih terus mendalaminya. "Sedikitnya 10 pertanyaan hingga maksimal 12 pertanyaan yang dilayangkan penyidik kepada para saksi. Siapapun yang terlibat didalamnya termasuk dinas kesehatan akan kita ambil keterangannya. Mengenai adanya kelalaian atau keteledoran, masih terus kami dalami," tukasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang pelajar Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah, Jumiarni (9) warga Jalan Panca Usaha Lorong Parlopa RT 55 RW 12 No 31 / 2621 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I meregang nyawa setelah disuntik imunisasi BIAS yang diselenggarakan Puskesmas 7 Ulu di sekolahannya. Walau sempat dirawat di RS BARI, bocah ini pun mengembuskan nafas terakhirnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close