Kebakaran di Sungai Pinang, Dengan Cara Didorong Warga Selamatkan Mobil Marzuki


Arie Perdana Putra 2017-12-06 17:41:48 Ogan Ilir 132 kali

Rumah Marzuki terbakar di Sungai Pinang II, (foto : ist)

INDRALAYAKabar28.com,- Rumah miilik Marzuki (62) warga desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) hangus terbakar dilalap sijago merah, Rabu siang (6/12/2017) pukul 13.30 WIB.

Menurut saksi mata Idris (56), kejadian tersebut secara tiba-tiba dan mengagetkan warga sekitar.

"Kita mengetahui rumah pak Marzuki terbakar ini saat api sudah membesar secara tiba-tiba, kita melihat api sudah membumbung tinggi berasal dari bagian tengah rumah, dan spontan saja warga bergerak cepat memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujarnya.

Dikatakan dia, api sempat membakar dinding rumah yang di samping kiri dan kanan rumah yang terbakar, namun dengan kesigapan dan kekompakan warga kedua rumah ini bisa diselamatkan.

"Rumah pak Marzuki terbakar dalam keadaan kondisi kosong, kita tidak tahu kemana perginya keluarga pak Marzuki, namun saat rumah sudah dalam keadaan semua hangus pak Marzuki dan keluarga baru datang ke kediamannya," paparnya.

Kebakaran ini lanjut Idris, tidak menelan korban jiwa, namun seisi rumah tidak bisa diselamatkan, kecuali satu unit mobil kijang jenis kijang warna hitam bisa diselamatkan warga.

”Atas kesigapan warga mobil kijang yang posisi berada dalam garasi diselamatkan warga dengan cara mendorong mobil tersebut keatas jalan. Sehingga, satu-satunya barang milik keluarga pak Marzuki ini terselamatakan, 3 unit motor yang ada dibawa rumah tidak bisa terselamatkan dan ikut terbakar," ucap Idris. 

Sambung dia, dari awal kejadian kebakaran, lebih kurang 30 menit rumah pak Marzuki hangus tak tersisakan, dan sejauh ini belum diketauhi penyebabnya.

"Dengan kejadian ini kita berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dapat menyediakan mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan, sehingga saat terjadi kebakaran seperti ini cepat bisa teratasi," harapnya.

Terpisah Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Raja AKP Arfanol Amri, melalui Kanit Reskrim IPDA Herman menyatakan, pihaknya sudah menurunkan tim untuk olah TKP dan telah memasang garis polisi.

"Kita sudah menurunkan anggota kita untuk olah TKP dan memasang garis polisi, dugaan sementara api berasal dari cucunya yang bermain korek api," ujarnya. (app/drs)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close