Pemkab OI Targetkan 2 M Dari Sektor Perikanan


Arie Perdana Putra 2017-12-05 20:45:56 Ogan Ilir 44 kali

Kabag Hukum Pemkab OI saat membuka Lelang objek perikanan di Pemulutan Barat, (foto : ist)

INDRALAYAKabar28.com,- Tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor lelang objek sumber perikanan diatas Rp2 miliar.‎

Hal ini dikatakan Kabag Hukum Pemkab OI, Ardha Munir saat membuka kegiatan lelang objek Sumber Perikanan, di Kecamatan Pemulutan Barat, Selasa (5/12/2017).

Lebih jauh dikatakan Ardha Munir, semenjak diberlakukannya otonomi desa melalui Undang-Undang desa, sistem tata kelola sumber daya perikanan dan kekayaan yang ada didalam air mengalami perubahan.

Setiap desa diberikan kewenangan untuk melakukan inventarisir kekayaan dari sektor perikanan yang ada di lebak lebung didesa masing-masing.

Perubahan aturan ini juga mengharuskan pemerintah menerapkan sistem lelang terbuka untuk setiap objek sumberdaya perikanan. Setiap penawar tertinggi berhak menjadi pemenang lelang. 

“Dengan cara ini diharapkan PAD dari sektor lelang objek sumber perikanan mengalami peningkatan. Tahun lalu, hasil lelang pemkab mendapatkan PAD sebesar Rp2 miliar, tahun ini kita harapkan akan mengalami peningkatan,” kata Ardha.

PAD yang didapat dari hasil lelang objek sumber perikanan disetiap kecamatan tersebut akan dijadikan sumber dana untuk anggaran dana desa yang digunakan sebagai percepatan pembangunan desa.

“Makanya kita mendorong semua desa untuk membuat perdes setiap objek sumber perikanan agar bisa dilakukan lelang, semakin banyak objek maka potensi dana desa yang didapat semakin besar.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terhitung sejak 1 Januari 2018 mendatang akan memberlakukan aturan baru terkait potensi lebak lebung. Semua jenis kekayaan, mulai dari sungai, rawah, paret dan semua potensi yang mengandung unsur kekayaan alam berupa ikan harus dilelangkan, termasuk paret hasil galian pemerintah membuat jalan.

Pemilik lahan pertanian sudah tidak diperbolehkan lagi mengelola sendiri sebelum mengikuti proses lelang.

"Pemkab sudah merubah aturan dari Perda ke Peraturan Bupati, tujuannya untuk memperluas objek sasaran yang akan dilelangkan,” paparnya. (nik)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close