Diisukan Akan Mundur, GMPG Minta Setnov Segera Buat Surat Wasiat


Mutiara Safitri 2017-12-05 10:30:31 Politik 80 kali

Ahmad Doli Kurnia (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) angkat bicara soal isu yang menyebut Setya Novanto (Setnov) bakal mundur dari tahta Ketua Umum Partai Golkar. Isu itu sebelumnya disampaikan Ketua DPD Golkar NTT Melki Laka Lena yang mengaku mendapat kabar tersebut dari orang dekat Setnov.

Pencetus GMPG Ahmad Doli Kurnia mengatakan, keharusan mundurnya Setnov dari ketua umum Partai Golkar sudah sejak lama disampaikan. Sekarang, di tengah desakan Munaslub yang sudah didorong oleh DPD Provinsi, tiba-tiba Setnov baru mau menyampaikan rencana mengundurkan diri dari jabatan itu.

Doli menilai, isu terkait mundurnya orang nomor satu di Golkar ini janggal. Doli memilih tak gampang percaya dengan isu tersebut mengingat rekam jejak Setnov dan kelompoknya yang tak pernah konsisten.

"Beberapa waktu lalu juga ketika didengungkan ke publik bahwa DPP akan melaksanakan Rapat Pleno untuk menonaktifkan SN, namun ternyata itu cuma sekedar political game, yang ketika SN memenangkan praperadilannya, rencana itu pun menguap begitu saja," kata Doli.

Lebih lanjut, Doli mengatakan, rencana mundurnya Setnov sebenarnya hanya sekedar mempercepat proses agar DPP dapat segera menggelar Rapat Pleno dengan agenda tunggal menetapkan waktu dan panitia penyelenggara Munaslub.

Namun, Doli khawatir, rencana itu hanya upaya manuver baru dari Setnov dan kelompok pro status quo yang tidak menginginkan Munaslub dengan mengulur waktu agar tidak ada kepastian waktu Munaslub.

"Kalau mau mundur ya mundur saja sekarang juga. Tidak perlu sampaikan ke publik ada rencana mau mundur. Tinggal buat surat seperti surat wasiat yang sebelumnya disampaikan ke DPP PG dan Pimpinan DPR RI. Bila cuma sekedar omongan rencana mau mundur, itu akan bisa ditafsirkan pura-pura mau mundur, tapi tidak akan pernah mau mundur," ucap Doli.

Sumber : sindonews.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close