Bisakah Novanto Malu Dan Mundur Dari Ketua DPR?


Lia Cikita 2017-11-24 19:01:28 Politik 121 kali

Setya Novanto (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Masalah lain yang muncul dari penahanan Ketua DPR RI, Setya Novanto, bukan lagi sebatas persoalan etika tetapi bagaimana agar penegakan hukum dapat dilakukan sebaik-baiknya.

Hal tersebut dikatakan peneliti pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI, Siti Zuhro, dalam diskusi yang dilaksanakan Daksa Forum dengan tajuk "Siapa Pantas Mengisi Kursi Ketua DPR" di Bale Soto, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (34/11).

Penahanan Novanto, kata Zuhro, harus menjadi pembelajaran dalam membangun rasa malu di tengah sistem demokrasi langsung, di mana wakil rakyat dipilih oleh masyarakat.

"Dua dekade kita mempraktikkan demokrasi, seharusnya demokrasi secara esensial yaitu ada rasa malu mulai dipratikkan oleh elite politik kita," ungkapnya.

Menurutnya, keinginan Novanto untuk dipertahankan sebagai Ketua DPR sama saja membangun bom waktu yang bisa meruntuhkan kepercayaan publik kepada parlemen.

Ia lebih menyarankan agar Novanto mengundurkan diri dengan elegan sebagai bentuk pendewasaan politik. Selain itu, langkah mengundurkan diri paling tidak akan menyelamatkan citra DPR supaya tidak semakin buruk.

"Kasus ini adalah klimaks karena melibatkan Ketua DPR. Pak Novanto, lebih baiknya bisa mengundurkan diri dengan baik-baik," ucap Zuhro. 

Sumber : rmol.co

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close