Protes Jalan Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang


Arie Perdana Putra 2017-11-23 13:37:10 Ogan Ilir 79 kali

Jalan Provinsi di Desa Meranjat I ditanami warga pohon Pisang, (foto : app/28)

INDRALAYA, Kabar28.com,- Warga Desa Meranjat I, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) tanam pohon pisang di jalan provinsi yang rusak di desa mereka, Kamis (23/11/2017).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan kekecewaan warga kepada pemerintah, karena jalan rusak tersebut tak kunjung diperbaiki.

Kades Meranjat I, Ferry Apriansyah mengungkapkan, akibat kerusakan jalan tersebut membuat mobil pengangkut kayu terjebak dan tidak bisa lewat.

"Semalam ada mobil pengangkut kayu terjebak di jalan ini, karena lubang di jalan ini dalam dan membuat kendaraan berat susah lewat, setelah dibantu warga barulah mobil pengangkut kayu tersebut bisa lewat," ungkapnya.

Dirinya berharap, agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan secepatnya dapat memperbaiki kerusakan yang ada, demi kenyamanan masyarakat.

"Serba salah kita ini, kalau warga memperbaiki jalan rusak dan minta sumbangan dari pengendara nanti dikatakan Pungli, pakai dana desa juga tak bisa, jadi saya harap secepatnya pemprov dapat memperbaiki jalan ini agar tidak bertambah parah," harapnya.

Ditambahkannya, tak hanya perbaikan jalan provinsi yang rusak, dirinya juga berharap agar pemprov membuat siring di jalan provinsi agar jalan bisa bertahan lama.

"Kalau tak ada siring sebagus apapun jalan ini tak akan bertahan lama, karena kalau hujan airnya melewati jalan dan mengakibatkan jalan rusak, jadi saya harap agar pemprov membuat siring di jalan provinsi," harapanya.

Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Mahasiswa Peduli Pembangunan Sumsel, Sobirin menegaskan, Alex Noerdin jangan hanya membangun Palembang dan fokus pada olahraga saja yang kelihatannya mubazir dan tak banyak dinikmati masyarakat.

"Pemprov jangan melakukan ketimpangan pembangunan, Sumsel bukan hanya Palembang, jangan hanya fokus pada pembangunan Palembang dan sarana olahraga, tapi perhatikan juga kerusakan jalan provinsi dan nasional yang ada di 16 kabupaten/kota lainnya, salah satunya Ogan Ilir," tegasnya.

Dikatakan dia, Gubernur Sumsel kedepan harus betul-betul memahami persoalan Sumsel, terutama masalah infrastruktur jalan di 17 kabupaten/kota, yang saat ini masih banyak rusak.

"Percuma Sumsel jadi lirikan dunia dan mempunyai sarana olahraga lengkap, kalau infrastruktur jalan masih banyak rusak, karena sarana olahraga yang lengkap itu tak akan meningkatkan taraf hidup masyarakat, kalau infrastruktur jalan masih banyak rusak," tandasnya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close