Kuasa Hukum Setya Novanto Hanya Berencana Mengadu ke Pengadilan HAM Internasional Bukan Menuntut KPK


Lia Cikita 2017-11-19 08:33:33 Politik 153 kali

Kuasa hukum tersangka korupsi e-KTP atau KTP elektronik Ketua DPR RI Setya Novanto. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Kabar28.com - Kuasa hukum tersangka korupsi e-KTP atau KTP elektronik Ketua DPR RI Setya Novanto, Fredrich Yunadi membantah disebut akan menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Penagdilan Hak Asasi Internasional (HAM) Internasional.

Menurut Fredrich yang benar adalah pihaknya hanya berencana untuk mengadu ke lembaga tersebut.

"Itu tidak benar. Satu-satu jalannya saya mencadangkan hak saya untuk mengadu ke Pengadilan HAM Internasional," kata Fredrich saat dihubungi Tribunnews di Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

Menurut Fredrich, pihaknya berencana ke lembaga internasional untuk menghadapi kesewenang-wenangan KPK terhadap kliennya.

"Saya jawab menghadapi kesewenang-wenangan KPK , yang adidaya, terkesan sudah tidak ada instansi yang bisa imbangi," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Fredrich akan menuntut KPK ke Pengadilan HAM Internasional karena menahan Novanto dalam keadaan sakit.

Apalagi, kata Fredrich, kliennya belum diperiksa sebagai tersangka sehingga menyalahi aturan perundangan yang berlaku jika kliennya ditahan lembaga antirasuah itu.

"Ini kan dalam keadaan sakit yang cukup serius, berarti (KPK lakukan) pelanggaran HAM internasional‎. Kami sudah merencanakan menuntut (KPK) di pengadilan HAM internasional," kata di RS Cipto Mangun Kusumo Kencana, Jakarta, Jumat lalu.

Sumber: tribunnews.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close