Imbas Syuting Kejar Tayang, Ammar Zoni Jadi Pakai Ganja


Lia Cikita 2017-11-07 17:02:32 Selebriti 129 kali

Ammar Zoni (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,  - Pesinetron Ammar Zoni mengungkap kronologi awal bagaimana bisa mengenal sampai kecanduan narkotika golongan satu jenis ganja di persidangan kedua yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (7/11/2017).

Dalam keterangan yang disampaikan di hadapan Majelis Halim, bintang Anak Langit ini mengaku semua kejadian sebenarnya bermula ketika dirinya bermain di sinetron kejar tayang.

"Sebenernya semua berawal dari pekerjaan stripping, saya bekerja 20 jam sehari. Jadi saya mulai susah tidur. Tidur saya menjadi tidak berkualitas," jelas Ammar di kursi pesakitan.

Dari sanalah, terdakwa Rahmat Hidayat yang juga berperan sebagai asisten Ammar menawarkan ganja. Mengetahui hal tersebut, kekasih Ranty Maria ini pun setuju.

Ammar juga mengaku bahwa setelah menghisap barang haram tersebut, ia merasa nyaman. Pikiran maupun tubuhnya juga terasa lebih segar. Putra sulung ini akhirnya memilih mengonsumsi ganja secara rutin.

"Dan saudara Rahmat Hidayat ini memberi saran coba pakai ganja siapa tahu bisa membuat saya rileks. Saya tahu ganja dilarang hukum. Itu kesalahan saya. Tapi setelah saya coba, tidur saya menjadi berkualitas. Walau tidur hanya tiga jam saya merasa segar," terangnya.

"Jadi saya intens pakai ganja. Saya memang dari awal susah tidur Yang Mulia. Pas saya syuting, tidur saya kurang. Dibilang capek, yah capek tapi tetep kurang (tidurnya). Olahraga juga udah tapi tidak ada solusi. Konsultasi ke Psikiater ingin tapi saya pribadi memang enggak suka minum obat Yang Mulia," sambungnya.

Pria 24 tahun ini pun melanjutkan bahwa sejatinya tidak bisa meracik ganja sendiri. Ia biasanya menyerahkan segala proses kepada Rahmat. Biasanya, Ammar akan menghisap lintingan ganja sesaat sebelum tidur.

"Saya sendiri tidak tahu cara membuat ganja. Saudara Rahmat yang mengkondisikan itu. Jadi saya hanya perlu hisap itu sebelum tidur," tambahnya.

Ammar diciduk polisi bersama dengan sang asisten, Rahmat di kediamannya yang berlokasi di kawasan Depok, Jawa Barat. Aparat menemukan barang bukti berupa setoples berisi lintingan ganja, bong dan kertas ganja.

Berdasarkan hasil laboratorium, berat netto ganja yang berada di dalam toples sebesar 27 gram dan 0,6048 gram lintingannya. Ammar sendiri ditangkap petugas pada 7 Juli 2017 lalu.

Terkait masalah kasus ini, Ammar telah didakwa Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman maksimal empat tahun penjara.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close