Wah! Media Asing Soroti Temuan Spesies Baru Orangutan di Indonesia


Lia Cikita 2017-11-06 17:10:00 Internasional 96 kali

Pongo Tapanuliensis, spesies orangutan terbaru yang ditemukan di dekat Danau Toba, Sumatera Utara ( Foto : istimewa)

Sumatra Utara, Kabar28.com, - Spesies baru orangutan secara resmi diakui pekan lalu dengan ditemukannya pongo tapanuliensis atau orangutan Batang Toru  di Pulau Sumatera, Indonesia. Laporan dari jurnal ilmiah Current Biology mencatat bahwa orangutan jenis baru itu memiliki perbedaan yang jelas dengan orangutan Sumatera dan Kalimantan serta hanya sedikit yang hidup saat ini.

“Orangutan itu memiliki tengkorak yang lebih kecil, tetapi gigi taring yang lebih besar dari spesies orangutan lainnya,” kata salah satu penulis penelitian tersebut, Anton Nurcahyo sebagaimana dikutip dari Asian Correspondent, Senin (6/11/2017).

Laporan penemuan spesies baru orangutan itu juga menjadi sorotan dunia. Washington Post dari Amerika Serikat (AS), Morning Herald dari Australia dan AFP dari Prancis , termasuk di antara yang memberitakan kabar gembira ini. Namun, mereka juga menurunkan kritik tentang kelestarian hewan langka tersebut.

Di antara kritik tersebut membahas keberadaan orangutan yang kian sedikit. Jumlahnya yang hanya tersisa 800 ekor membuat orangutan Batang Toru menjadi spesies orangutan paling langka dan terancam di antara spesies kera besar lainnya. Kategori kera besar termasuk simpanse, bonobo serta gorila timur dan barat yang kesemuanya ditemukan di Afrika.

“Ini adalah penemuan penting. Orangutan adalah salah satu kerabat terdekat kita dan sekarang kita menemukan ada keragaman yang lebih dalam orangutan daripada yang kita tahu," kata Profesor Colin Groves, yang juga turut menulis laporan tersebut.

Analisis genomik menunjukkan bahwa orangutan Batang Toru berbeda dari spesies orangutan Sumatera sekira 3,4 juta tahun yang lalu.

Orangutan Batang Toru ditemukan hidup di sebuah area terbatas seluas sekira 100 ribu hektar persegi di dekat Danau Toba, Sumatera Utara. Namun, para penulis laporan penelitian tersebut memperingatkan bahwa harus ada tindakan yang diambil untuk mencegah spesies orangutan itu dari kepunahan.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa orangutan Batang Toru terancam oleh pembangunan jalan, pembukaan hutan ilegal, perburuan, pembunuhan selama sengketa panen, dan perdagangan orangutan.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close