Permintaan Kopi Tinggi tapi Harga Belum Bisa Berdayna Saing!


Muallim 2017-10-17 21:38:50 Ekonomi 115 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,  - Kopi kian digemari oleh konsumen Indonesia. Hal itu terlihat dari meningkatkan permintaan kopi di tingkat produsen. Bahkan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengakui terjadi peningkatan permintaan kopi oleh masyarakat.

Sayangnya, di tengah-tengah meningkatkan permintaan terhadap komoditas kopi, harga biji kopi yang dihasilkan oleh petani belum cukup berdaya saing. Hal itu diungkapkannya dalam konferensi pers yang membahas kinerja 3 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)

"Dengan pertumbuhan gaya hidup yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia dan mulai kota kecil Indonesia, konsumsi kopi itu mengenai ini kemarin didiskusikan di Istana Bogor bersama Presiden (Jokowi) namun apa yang dihasilkan oleh para petani belum optimal," kata dia di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Bahkan lantaran harga biji kopi yang dihasilkan petani di Indonesia belum cukup baik membuat daya saingnya di bidang ekspor masih minim. Hal itu terlihat dari serapan asing terhadap produk kopi dalam negeri. Padahal dari sisi kualitas sudah memadai.

"Pasca panennya, lalu proses penanamannya dan lain-lain itu bentuk segi kualitasnya masih sedikit yang itu langsung di sedot ke luar negeri karena harganya tinggi," lanjut dia.

Dari sisi kuantitas juga kata dia masih menjadi pekerjaan rumah. Menurut dia, yang perlu diperhatikan bukan sekedar bagaimana kopi itu dikemas semenarik mungkin guna meningkatkan minat pembeli. Tapi dari ketersediaan juga perlu ditingkatkan. Maka di sektor hulunya juga menjadi perhatian penting.

Dari sisi harga, Triawan mengakui bahwa kopi Indonesia harganya belum cukup bersaing karena terbilang mahal dibandingkan kopi negara lain. Alhasil banyak yang lebih memilih membeli kopi dari luar negeri.

"Untuk menghindarkan memberikan nilai tambah dengan harga yang lebih tinggi terpaksa untuk menghindari maka impor kopi dari Kolombia, dari mana-mana padahal sebenarnya jenis kopi kita itu sudah luar biasa beragamnya dan kelas dunia semua itu," tandasnya.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close