Pembuatan PTSL Lamban, Warga Sukadana Mengeluh


Arie Perdana Putra 2017-10-10 10:40:04 Ogan Komering Ilir 129 kali

Ilustrasi PTSL (foto : ist)

OKI, Kabar28.com,- Masyarakat Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengeluhkan lambannya pembuatan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) tahap I yang hingga sekarang tak selesai.

Padahal, program tersebut sudah begulir sejak awal tahun lalu dan selesai dipertengahan tahun 2017, sementara sertifikat tanah hingga saat ini belum diserahkan kepada masyarakat selaku pemiliknya.

Jamal salah satu warga Kelurahan Sukadana mengatakan, dirinya ikut dalam pembuatan sertifikat gratis melalui program PTSL tersebut melalui kantor kelurahan setempat sejak bulan maret lalu, namun anehnya sampai saat ini sertifikat itu tak kunjung dibagikan.

“Saya heran kok sampai sekarang sertifikat itu belum diserahkan kepada saya,  padahal sudah lebih dari tiga bulan.” ujarnya.

Menurutnya,  berdasarkan iniformasi dari kelurahan bahwa menurut pihak kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) OKI sertifikat tersebut  sudah selesai dan akan dibagikan pada saat presiden jokowi melakukan kunjungan kerja ke Palembang.“Sampai sekarang belum ada informasi kapan akan diserahkan.” katanya.

Hal Senada diungkapkan Agus, warga Sukadana lainnya. Menurut dia,  dengan tidak jelasnya informasi kapan sertifikat itu akan diserahkan kepada pemiliknya sudah pasti merugikan, sebab surat berharga tersebut seharusnya dapat menjadi agunan atau jaminan untuk suatu keperluan.

Masih kata dia,  bahwa program PTSL ini merupakan program pemerintah pusat yang diberikan kepada masyarakat,  awalnya dilakukan secara gratis namun pada tahap kedua ternyata ada biaya sebesar Rp200 ribu.

“Informasinya ada bayaran Rp. 200 ribu untuk tahap kedua itupun untjk biaya petugas kelurahan atau desa untuk mengurus berkas,  kalau demikian memang biaya sertifikat itu berapa, ini program pemerintah tetapi masyarakat mesti membayar,  sama saja dengan buat sendiri-sendiri,” cetusnya.

Oleh sebab itu dirinya berharap pihak pemerintah setempat dapat memberikan informasi kepada masyarakat perihal keluhan tersebut.

Untuk diketahui bahwa Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, menjadi satu-satunya Kelurahan di Kabupaten OKI yang menjadi lokasi penerepan program PTSL tahap I,  setelah tahap  satu selesai barulah diteruskan untuk tahap selanjutnya dengan kelurahan lainnya dalam Kecamatan Kota Kayuagung.

Camat Kota Kayuagung, Dedy Kurniawan meminta kepada masyarakat yang ikut dalam program PTSL agar bersabar, karena pelaksanaan PTSL ada mekanismenya dan pesertanya lebih dari 20 ribu orang.

”Jadi wajar saja ada keterlambatan, memang program PTSL ada target harus dilakukan secepatnya, tetapi tidak boleh menyalahi aturan. Yang pasti kita berharap masyarakat hasus bisa maklum dan bersabar,” terangnya. (app/rel)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close