Ditagih Hutang Rp 2 Juta, Penjual Es Dogan Nekat Gantung Diri


2017-02-22 09:04:59 Prabumulih 267 kali

Ilustrasi bunuh diri. (istimewa)

Prabumulih, Kabar28.com,- Diek (45), pedagang es dogan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon di area kebun karet, Selasa (21/2), siang.

Warga Jalan RA Kartini RT 01 RW 02 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih,  ini gantung diri diduga terlilit hutang dengan rentenir.

Informasi didapat, sebelum kejadian, korban rupanya didatangi oleh dua orang rentenir yang tidak diketahui identitasnya. Rentenir itu datang ke rumah untuk menagih hutang sebesar Rp 2 juta. Merasa ketakutan, korban langsung lari keluar rumah untuk bersembunyi.

Tak kunjung pulang, kerabat korban beserta warga berusaha mencarinya. Akhirnya, korban sudah terlihat tergantung di sebuah pohon akasia.

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polisi dan langsung terjun ke lapangan dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kerabat korban Rasyid mengatakan, pihak keluarga sudah mencari Diek ke beberapa tempat. “Ketika saya cari, Diek sudah tergantung di pohon akasia. Saya tidak tahu masalahnya. Selama ini orangnya tidak ada masalah apapun. Sehari-hari berjualan jual es dogan disamping rumahnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Prabumulih Timur AKP Hendra Gunawan melalui Kanit Reskrim Aiptu Riki Yanto Atmaja ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. “Korban diduga tewas gantung diri. Saat ini jasad korban dibawa ke RSUD Prabumulih untuk di visum,” pungkasnya. (abd/ms)

 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close