Menteri Minta Guru Ajak Siswa Nonton Film


Lia Cikita 2017-02-21 10:02:41 Pendidikan 181 kali

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy (Foto : Istimewa)

Jakarta. Kabar28.com, - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendorong Badan Perfilman Indonesia (BPI) membantu pemerintah dalam membangun masyarakat cinta film nasional.

“Membangun literasi perfilman atau membangun masyarakat cinta film nasional sangat penting dilakukan. Jika kultur di masyarakat masih belum cinta kepada film nasional, maka sulit juga bagi dunia perfilman, khususnya terhadap simbiosis produksi film dengan penontonya,” kata Muhadjir dalam rapat paripurna BPI, Senin (20/2).‎

Dalam membangun masyarakat cinta film nasional, lanjutnya, bisa dibangun sejak dini. Anak-anak bisa diajarkan kepekaannya mengapresiasi terhadap karya-karya anak bangsa.

Di sinilah sinergi Kemendikbud dengan BPI perlu dilakukan guna mengembangkan perfilman di Indonesia.

“Kemendikbud melalui program Penguatan Pendidikan Karakter yang menjadi amanat Bapak Presiden Joko Widodo, akan mencoba membangun kepekaan mengapresiasi terhadap karya anak bangsa, termasuk karya film nasional,” tuturnya.

Melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), khususnya pada pendidikan dasar ini sekolah diajak untuk melakukan kegiatan belajar mengajar tidak hanya di dalam kelas.

“Para guru bisa mengajak siswanya untuk nonton film nasional. Dari hasil menonton tersebut bisa mengajak para siswa untuk membahas ulang terkait film tersebut, serta meminta kesan dari isi filmnya, dan biarkan siswa mengekspresikan ulang apa yang telah ditontonnya,” jelasnya.

Melalui program PPK, Kemendikbud juga akan mengajak para seniman dan budayawan untuk masuk ke sekolah.

Para seniman dan budayawan tersebut, bisa memberikan inspirasi dan motivasi kepada para siswa untuk lebih mencintai seni dan budaya Indonesia, khususnya film nasional.

“Ini cara yang pas agar anak-anak lebih mencintai film nasional, dengan mendekatkan mereka kepada pemegang perannya yaitu seniman dan budayawan,” pungkasnya.

Sumber : jpnn.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close