5 Hal yang Harus Anda Tahu Sebelum Donor Darah


Mutiara Safitri 2017-02-08 11:14:39 Tips 318 kali

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Kabar28.com, - Mendonorkan darah adalah tindakan yang mulia. Satu orang pendonor darah rutin, dapat menyelamatkan sekitar 1.000 nyawa seumur hidupnya.

Menurut data WHO, sebanyak 25 persen dari kita akan membutuhkan transfusi darah di beberapa titik dalam hidupnya.

Itulah mengapa mendonorkan darah menjadi sangat penting karena dengan demikian, manusia bisa saling membantu sesamanya.

Untuk bisa mendonorkan darah, hendaknya seseorang harus memenuhi syarat dan mengetahui hal-hal ini.

1. Periksa apakah Anda sehat

Bank darah memang membutuhkan banyak donor, tapi mereka tidak akan mengambil darah sembarang orang.

Kebanyakan negara mensyaratkan donor berusia minimal 17 tahun, dengan berat setidaknya 50 Kg atau kurang sedikit dan tidak ada masalah kesehatan.

Biasanya, seseorang ditolak mendonorkan darahnya jika baru saja menato dirinya, berhubungan seks berisiko, memiliki tekanan daemrah rendah atau anemia.

2. Pertahankan kadar zat besi

Jika Anda yakin Anda memenuhi syarat sebagai pendonor, silakan Anda datang ke PMI atau institusi kesehatan terdekat untuk menyatakan maksud Anda.

Jangan lupa makan makanan rendah lemak dan tinggi zat besi satu jam sebelum Anda emberikan darah. Roti gandum, yogurt non-fat, telur, bayam, dan pisang adalah makanan yang baik disantap sebelum mendonorkan darah.

Kecukupan zat besi akan membuat Anda tetap waspada dan mengurangi risiko pingsan.

3. Takut bukan halangan

Jika Anda bertanya kepada mereka yang sudah pernah mendonorkan darahnya, apakah proses pengambilan darah menyebabkan sakit atau tidak, mereka pasti akan menjawab sedikit. Itu benar.

Proses pengambilan darah hanya menimbulkan sedikit rasa sakit, hampir tidak pernah terdengar ada orang yang tidak bisa menahannya.

Tapi, jika Anda tetap merasa takut terhadap jarum suntik, Anda bisa mengalihkan perhatian dengan banyak cara seperti misalnya mendengarkan musik, atau mengobrol dengan petugas kesehatan.

4. Proses donor darah minim risiko

Selain berlangsung singkat dan sesuai kaidah kesehatan, setelah Anda mendonorkan darah, Anda akan diantar atau dipersilakan ke ruang istirahat.

Di sana sudah tersedia makanan kecil, dan biasanya ada mie telur, teh manis dan susu cokelat untuk membantu menjaga kadar gula darah Anda tidak turun drastis dan meminimalkan risiko pingsan.

Anda akan dianjurkan mengaplikasikan kompres es pada area tempat jarum disuntikkan, untuk menghindari memar.

5. Minum banyak cairan

Hindari latihan berat dan ingat untuk minum banyak cairan setelah Anda mendonorkan darah. Hindari juga minuman berkafein atau beralkohol, karena mereka mengurangi kadar cairan tubuh.

Anda harus menunggu setidaknya delapan minggu atau lebih lama tergantung pada berat badan dan kesehatan, sebelum boleh mendonorkan darah Anda lagi.

Sumber : kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close