Semua Pihak Harus Terapkan Prokes saat Tahapan dan Pelaksanaan Pilkada


Arie Perdana Putra 2020-10-15 20:45:44 Palembang 16 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumsel, Hj. Kelly Mariana mengatakan, pandemi Covid-19 telah membuat pelaksanaan Pilkada yang seharusnya dilaksanakan bulan September ditunda menjadi Desember 2020.

"Rangkaian kegiatan tahapan menuju Desember 2020 telah dimulai. Setelah keluarnya SK KPU tentang tahapan lanjutan pemilihan 2020 dimasa pandemi covid-19. Tentu tahapan itu sudah dimulai, melanjutkan verifikasi faktual bakal calon di Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Musi Rawas dan Musi Rawas Utara (Muratara)," kata Kelly dalam suatu kesempatan, Rabu (15/10/2020).

Menurutnya, dalam pelaksanaan pilkada protokol kesehatan (prokes) harus diterapkan oleh semua pihak. "Ada 2000 Tempat Pungutan Suara (TPS) dilakukan Rapid Test, dilengkapi masker, face shield dan sarung tangan, serta dihimbau tidak berjabat tangan," katanya.

Ditambahkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Bangsa (PKB) Sumsel, H. Ramlan Holdan, tahapan-tahapan pilkada sangat berpotensi menyebarkan virus, mulai dari tahapan kampanye. Dari 273 Pilkada, ada 1.000 titik, masing-masing 100 yang kampanye, maka setiap 100 dimungkinkan satu yang terpapar virus.

"Kalau dianalisa, maka ada 2 juta orang yang tertular oleh tahapan kampanye. Angka kematian di Sumsel akibat Covid-19 masih tinggi, dari 17 kabupaten/kota daerah yang melaksanakan pilkada adalah yang tertinggi," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close