STIHPADA Wisuda Mahasiswa S1 dan S2


Arie Perdana Putra 2020-08-13 20:56:05 Pendidikan 647 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) melaksanakan Wisuda XXXVIII Program Studi S 1 Ilmu Hukum dan Wisuda Ke I Program Studi S2 Magister Hukum, Kamis (13/8/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Sumsel Rosyidin, Kepala Program Studi S2, Kepala Program Studi S1, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Ketua STIHPADA DR. H. Jauhariah, Ketua Dewan Pembina STIHPADA H. Firman Freaddy Busroh, Kabag Kelembagaan dan Sistem Informasi L2Dikti Sumbagsel Win Honaini.

Dikatakan Ketua STIHPADA Jauhariah, bahwa STIHPADA menjalin kerjasama dengan berbagai Universitas di Indonesia, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudhisial, Kejaksaan, BNN ataupun lainnya. Dalam hal pengelolaan keuangan STIHPADA juga memiliki kerjasama dengan bank pemerintah yang tergabung di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Disamping kerjasama ditingkatkan juga secara nasional STIHPADA dengan menjalin kerjasama Internasional, antara lain dengan Universitas Kebangsaan Malaysia, Internasional Malaysia, Universitas Cepu Filipin, telah melakukan penjajakan kerjasama antara Universitas Spanyol, Rusia, dan Universitas di Hongkong. Alhamdulillah STIHPADA berupaya diundang dalam acara seminar forum baik di tingkat Nasional, Asian, Asia Pasifik, Global, dan beberapa acara lainnya," ungkapnya. 

Kemudian para dosen-dosen STIHPADA, tidak hanya diundang sebagai peserta melainkan tampil sebagai narasumber dan moderator. STIHPADA menjadi anggota Internasional Asociation Glob School, dan ini merupakan bergengsi di tingkat dunia, dimana di Indonesia hanya ada 8 Perguruan Tinggi.

"Alhamdullih program sudah berjalan pada angkatan ke VII. Kami harapkan kepada Wisudawan dan Wisudawati yang saat ini sudah menjadi alumni untuk bisa meneruskan ke program S2 di STIHPADA. Terapkanlah ilmu alumni untuk kepentingan orang banyak, dan bisa berguna bagi nusa dan bangsa," katanya. 

Menurut Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Sumsel Rosyidin, L2Dikti dipersilahkan membuka program S3. Karena itu peluang luar biasa yang bisa dimanfaatkan, sehingga kawan-kawan bisa memanfaatkan. Pendidikan di Indonesia kalau bisa sampai S3, maka yang tamatan S1, S2 masih punya kewajiban untuk menyelesaikan hingga S3.

"Keberhasilan ini patut disyukuri kita semua, dengan harapan bahwa para wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan pada hari ini, dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan mereka dalam mengisi pembangunan diprovinsi Sumsel, dan juga membangun bangunan di bangsa ini. Bahwa kita sangat membutuhkan kalian semua, masih banyak diantara berjuang menjadi jihad, di dalam berjuang berjihad dibidang hukum," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close