IWAPI Sumsel, D'ULD, Dan IASMA PUSPA Peduli Kesehatan, Berikan APD Kepada RSUP MH


Arie Perdana Putra 2020-04-06 22:31:23 Palembang 69 kali

PALEMBANG, Kabar28.com - Dampak wabah Covid 19 atau Virus Corona yang di Ibdonesia, berdampak juga pada provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya dikota Palembang, menjadi perhatian khusus yang datang dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatakan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumsel bekerjasama dengan The Universal Line Dance (D'ULD) Sumsel yang hari ini melaksanakan acara serah terima bantuan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para garda depan Rumah Sakit Umum Palembang Dr. Mohammad Hosein (RSUPMH) dalam penangulangan covid 19 ini dipusatkan diaula, Senin (6/4/2020).

Acara ini sendiri dihadiri oleh Ketua DPD IWAPI Sumsel Renni, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Alumni SMA Puncak Sekuning Palembang (IASMA Puspa) Dr Bermansyah SpB SpBTKV, Direktur Utama (Dirut) RSUP MH Bambang Eko Sunaryanto, SPKJ, dan lainnya.

Dikatakan oleh Dirut RSUP MH Bambang Eko Sunaryanto, alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada seluruh IASMA PUSPA, IWAPI Sumsel dan D'ULD Sumsel, semoga bantuan ini menjadikan amal ibadah daripada teman-teman yang ada di IASMA PUSPA, IWAPI, dan D'ULD Sumsel. Kami sangat terbantu dengan penyerahan APD, karena memang APD inilah yang melakukan pelayanan pasien-pasien covid yang ada di RSUP MH, ujarnya. 

Menurut Ketua DPD IASMA PUSPA Dr. Bermansyah, hari ini IASMA PUSPA memberikan donasi kepada RSUP MH, yang pertama kemarin kita berikan donasi Fakultas kedokteran, dan ini merupakan gelombang kedua yakni di RSUP MH. Untuk totalnya ada 80 APD yang water proof, dengan sepatu boot, dan kacamata google. Insya Allah, kalau teman-teman dari IASMA PUSPA memberikan donaturnya, akan kita utamakan untuk memberikan bantuan-bantuan sembako kepada teman-teman yang khususnya memerlukan, dan masyarakat yang membutuhkan berdasarkan data yang kita verifikasi, ungkapnya.

Lanjutnya, Ketua DPD IWAPI Sumsel Renny Marsiana mengatakan bahwa kita hari ini bekerjasama dengan D'ULD Sumsel memberikan bantuan untuk para medis garda depan yaitu berupa peralatan Alat Perlengkapan Diri sama kacamata. Kami mengharapkan untuk masyarakat, walaupun di Sumsel masih zona hijau, tapi jangan dianggap santai, terutama untuk pemerintah provinsi Sumsel. Mulai sekarang, kita paling tidak mensosialisasikan untuk meng kat kat jangan sampai menjadi zona merah. Dari pengalaman provinsi lain, begitu santainya, akhirnya dalam satu bulan, sudah menjadi zona merah. Kenapa bisa begitu, karena terlambat dari pemerintah mengekat supaya menyadarkan masyarakat,  berapa pentingnya mengetahui gejala Covid 19 ini, dan berapa seriusnya bahaya virus ini, tegasnya. 

Ditambahkannya, kami mengharapkan sekali kepada pemerintah Sumsel dan kota Palembang pada umumnya, kami sudah terfikir di IWAPI, inginnya ada kerjasama dengan dokter dari RSUP MH membuat sejenis spanduk dijalan-jalan untuk menyadarkan masyarakat supaya mereka stay dirumah, dan jangan kumpul-kumpul, itu yang perlu disadarkan kepada masyarakat kita. Karena saya lihat dilapangan, bahwa dijalan masih ramai, kesadaran itu sampai kapan kita tunggu, bahwa penyakit ini virus serius benar, dunia saja sudah mengakui, kapan kita masyarakat Sumsel untuk sadar, untuk stay dirumah, karena zaman sekarang ini sudah canggih yakni melalui teknologi, apapun bisa melalui online bahkan untuk belanja sekalipun, pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close