PT. BPR Siapkan Ini untuk Pegawai dan Nasabahnya


Arie Perdana Putra 2020-03-26 22:51:31 Ekonomi 44 kali

PALEMBANG, Kabar28.com - Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid 19 atau Virus Corona, maka Perusahaan Terbatas Bank Pengkreditan Rakyat Sumatera Selatan (PT. BPR Sumsel) ataupun di Kantor Cabang PT. BPR Sekayu dan Lahat, tetap melakukan aktifitas seperti biasa, namun tetap melaksanakan anjuran yang disarankan oleh pemerintah dengan menerapkan pola kesehatan baik untuk pegawai ataupun nasabah yang datang kesini, demikian dikatakan Direktur Utama (Dirut) PT. BPR Sumsel Marzuki didampingi oleh Direktur Kepatuhan PT BPR Sumsel Hendera, SE, Kamis (26/3/2020).

Dikatakan Dirut PT. BPR Sumsel Marzuki, untuk antisipasi dampak Covid 19 atau virus Corona yang saat ini sedang melanda dibeberapa kota ataupun provinsi lain, termasuk Sumsel saat ini sedang dilanda oleh wabah pedermi Covid 19 maka untuk PT. BPR tetap menjalaninya seperti biasa. PT. BPR Sumsel tidak menerapkan Work From Home (WFH) tetapi kita menerapkan pembatasan jam kerja saja. Untuk operasional Kas PT. BPR Sumsel dibuka dari setiap hari Senin sampai Jumat jam 09.00 WIB sampai dengan 14.30 WIB, kecuali hari besar ataupun hari libur kita tutup tidak membuka layanan untuk nasabah, ujarnya. 

Kemudian, untuk seluruh pegawai tetap bekerja seperti biasa, namun dikantor kita siapkan Hand Sanitizer, Masker dan Sarung Tangan. Untuk pembatasan jam kerja ini akan kita lihat perkembangan khususnya diprovinsi Sumsel, dan kota Palembang pada umumnya. Secara intesitas untuk kelapangan sedikit dikurangi dan dihimbau kepada nasabah untuk melakukan pembayaran angsuran melalui media transfer via mobile banking dari handpone nasabah itu sendiri. Terus untuk nasabah yang ingin melakukan pengajuan untuk kredit tetap dilayani, ungkapnya.

Menurut Direktur Kepatuhan PT. BPR Sumsel Hendera, SE, kita merupakan lembaga keuangan BPR Sumsel adalah bank yang pemegang sahamnya provinsi Sumsel, terkait kondisi saat ini mengenai mewabahnya penyakit Covid 19 atau virus Corona, kita ada regulator yang namanya Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK telah membuat peraturan terbaru mengenai stimulus perekonomian Nasional sebagai kebijakan contrasaid clear dampak penyebaran Covid 19, POJKnya No. 11/POJK.03/2020, dalam hal ini untuk semua lembaga keuangan supaya agar mengantisipasinya. Salah satunya yakni dampak internal dan eksternal, kalau internalnya sendiri kita sudah membuat surat edaran untuk pegawai atau karyawan sesuai dengan peraturan perusahaan biasanya masuk jam 07.30 dan pulangnya jam 17.00 WIB, dengan kondisi saat ini ada perubahan, tegasnya. 

Lanjutnya, saat ini kita untuk masuk pegawai menjadi jam 08.45 WIB sampai jam 15.30 WIB. Kalau aturan kita sangat ketat yang berpacuan pada aturan regulator tentunya dalam hal ini adalah OJK, tentunya ada beberapa hal, jadi kita tidak semuanya dipukul rata tidak bayar, bukan seperti itu, stimulus adalah terestuktur, apakah kita akan memperpanjang angsuran, misalnya dia selama ini angsurannya 3 juta, karena saat ini mengalami seperti ini, maka kesanggupannya hanya 2 juta, maka akan kita lihat untuk ketentuannya, itu yang sedang kita bahas saat ini. Untuk saat ini kita sedang menganalisa debitur, ada yang langsung berdampak langsung atau tidak. Untuk saat ini kita sedang melihat terlebih dahulu, apakah akan berlaku saat ini atau akan diberlakukan di bulan April 2020 rolling teller, costumer service, dan back office, 3-5 hari shif-shif dalam kerja, nanti akan kita evaluasi dan dirapatkan bersama, pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close