Ingin Makan Steamboarth Datang Saja ke Hotel Ini


Arie Perdana Putra 2020-03-23 18:58:18 Ekonomi 74 kali

PALEMBANG, Kabar28.com - Perkembangan perekonomian terutama untuk tingkat hunian perhotelan di Indonesia saat ini mengalami penurunan yang signifikan dimana-mana orang mengalami yang namanya bekerja dirumah, begitu mulai terasa untuk diprovinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada khususnya, dan Palembang pada umumnya, demikian dikatakan Food And Beverage Manager Hotel Batiqa Palembang Dikky Effendi didampingi Chef Maryoto, Senin (23/3/2020).

Dikatakan Dikky dan Maryoto, untuk tingkat hunian ataupun tingkat untuk orang datang ke hotel saat ini mengalami penurunan, dikarena adanya Covid 19 atau Virus Corona ini, apalagi setelah dikeluarkan surat edaran yang melarang semua kegiatan yang sifatnya keramaian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun dari pihak hotel sendiri sudah menyiapkan Handsaitaiser yang kita letakkan di atas kasir di restauran kita, sehingga setiap tamu yang ingin makan bisa menggunakan itu dahulu, ujarnya.

Untuk mensiasati itu maka kita keluarkan salah satu menu andalan di restaurant kita. Kita menyiapkan salah satu menu andalan kita yakni Steamboart ala Batiqa Hotel, yang untuk varian isinya sangat beragam sekali dan fresh, sangat komplit sekali mulai dari ada vegetablenya, ada sayuran, seafood, chicken, baso ikan, dan baso sapi, dan untuk kuahnya sendiri kita ada dua macam yakni kuah tomyam, yang mana rempah-rempahnya ada sere, lengkuas, dan jahe, ungkapnya. 

Kemudian, bukan hanya kuah tomyam saja, tapi ada kuah kaldu ayam, yang rempahnya ada bawang putih, daun bawang, dan lain-lain. Untuk menyantap Steamboath ini bisa untuk empat orang, makan ramai-ramai. Jadi ini fresh dari kitchen untuk seafood dan vegetablenya. Tinggal settingnya yakni mereka sendiri, mereka masukkan sendiri selera masing-masing mau gunakan kuah tomyam ataupun kuah kaldu ayam, tergantung selera mereka atau tamu. Untuk harganya sendiri yakni 198 ribu nett, bebernya.

Lanjutnya, dari harga tersebut sudah termasuk free nasi putih dan es teh. Perbedaan kita dibandingkan dari tempat lain adalah tastenya, kuah tomyam benar-benar pure tomyam dan chicken stokenya reduce dari chicken biar terasa kuahnya. Sehari bisa menghabiskan 2 porsi. Untuk pangsa pasar kita lebih kepada famili, dan chinese. Dan untuk menu ini sendiri belum sampai dua bulan, dan pemasarannya yakni dari Media Sosial Media, tegasnya.

Ditambahkannya, untuk ketersediaan bahan insya allah aman, karena kita mempunyai supplier, tapi hanya saja untuk harga bakunya saja yang mengalami kenaikan. Tapi walaupun harga pokok naik, tapi kita tetap menjaga untuk citarasanya. Dan harapan kita dengan adanya menu Steamboart ini bisa mendongkrak pendapatan untuk hotel ini dari sisi restauran, tetap eksis, apalagi untuk tingkat hunian saat ini sedang menurun, pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close