Warga OKI Tak Perlu “Panic Buying”, Stok Pangan Aman


Redaksi Kabar28 2020-03-20 19:17:47 Ogan Komering Ilir 56 kali

Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq didampingi Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy dan Dandim 0402/OKI, Letkol CZI Zamroni saat memantau ketersedia stok bahan pangan di Gudang Bulog, Jumat (20/03/2020). (Foto: Humas)

KAYUAGUNG, Kabar28.com,- Pemerintah daerah bersama Forkopimda Kabupaten OKI memastikan ketersediaan dan harga bahan pangan di pasaran aman hingga Ramadhan nanti. Pemkab juga menghimbau agar warga tidak perlu melakukan panic buying.

Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq didampingi Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy dan Dandim 0402/OKI, Letkol CZI Zamroni, Jumat (20/03/2020) melakukan pemantauan langsung di Pasar Kayuagung serta Gudang Bulog di Jalan Lintas Timur Kayuagung. Menurut Wabup Shodiq, dari hasil pemantauan di pasar, harga sembako masih tergolong stabil, bahkan ada beberapa jenis bahan pokok yang harganya turun seperti beras. 

"Alhamdulillah harga masih stabil seperti daging, sayur, telur, beras kita pantau tadi stabil belum ada kenaikkan signifikan,” kata Shodiq.

Shodiq meminta warga OKI tak perlu panik, pemerintah memastikan stok kebutuhan untuk warga dipastikan aman. “Supaya tidak ada warga yang menimbun atau belanja berlebihan. Ini menjaga agar tidak terjadi panic buying,” ucap Shodiq.

Dijelaskan Shodiq, kegiatan ini dilakukan juga untuk memastikan apakah isu yang berkembang saat ini yang menyebut bahwa COVID-19 berdampak ke ekonomi betul atau tidak. "Hasilnya kita lihat semuanya masih relatif normal,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Palupessy dan Dandim 0402/OKI, Letkol CZI Zamroni yang turut memantau ketersediaan pangan ini berharap tidak ada permainan seperti menimbun atau sebagainya yang membuat bahan-bahan pokok atau kebutuhan masyarakat menjadi langkah.

"Jadi berbelanja sesuai kebutuhan saja dan jangan main-main bagi spekulan. Jangan juga coba-coba ambil dari kondisi seperti ini," ungkap Kapolres. (rdh)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close