Dispusda Sumsel Canangkan Sumsel Cerdas Sumsel Membaca


Arie Perdana Putra 2019-10-31 21:47:28 Palembang 211 kali

FGD sedang berlangsung

PALEMBANG, Kabar28.com,- Dinas Perpustakaan Daerah Sumsel mencanangkan Sumsel Cerdas Sumsel Membaca, maka dari itu dilaksanakan Forum Group Discussion (FGD) penggiat literasi Sumsel 2019 dengan mengambil tema "pemanfaatan Coorperate Responcibilty (CSR) untuk masyarakat, di aula Dispsuda Sumsel, Kamis (31/10/2019).

FGD ini dihadiri Kepala Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Minat Baca Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Nani Suryani, Asisten III Setda Sumsel, HM. Edwar Juliartha, Duta Baca Sumsel, Firman Freaddy Busroh dan peserta lainnya.

Asisten III Setda Sumsel, HM. Edwar Juliartha menyampaikan untuk mengingatkan kepada generasi muda di Indonesia tentang pentingnya keberadaan perpustakaan yang merupakan sumber informasi, pengembangan ilmu tekonologi, pelestarian budaya bangsa dalam rangka memfasilitasi pembentukan sumber daya manusia, dan di era digitalisasi perpustakaan sehingga tidak tampak lagi eksistensi yang diharapkan.

"Kondisi seperti ini menjadi tantangan bagi kita semua, terutama untuk Pemprov Sumsel untuk mengubah pandangan seperti itu. Lembaga ini sebelumnya dipandang sebelah mata, seolah dianak tirikan, padahal lembaga yang harus diperhitungkan punya sumbangsih yang luar biasa untuk kemajuan sumber daya manusia," ujarnya.

Kemudian dengan terbitnya Undang-Undang sebagai payung hukum dalam perjalanan perpustakan, pemprov Sumsel terus berupaya menciptakan program dan kegiatan untuk meningkatkan budaya literasi pada tengah-tengah masyarakat, sebagai contoh awal November tahun lalu Gubernur Sumsel telah mengukuhkan duta literasi Sumsel, merupakan visioner duta literasi di Indonesi yang tugasnya sangat berat, membawa beban mencerdaskan masyarakat di pelosok kabupaten/kota di Sumsel, dan menyukseskan "Sumsel Cerdas, Sumsel Membaca," ungkapnya. 

Plt Kadispusda Sumsel, Mislena menjelaskan, ini merupakan ajang bisa saling kenal untuk pakar, praktisi, dan segenap stakeholder Dispusda, pesertanya sendiri ada dari Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, swasta, komunitas penggiat literasi, pustakawan dinas perpustakaan.

"Kegiatan ini dilakanakan selama 1 hari, dan ini merupakan tahap awal saya kira cukup, kalau mau kita turuti tidak cukup untuk berdiskusi. Mudah-mudahan dengan FGD ini akan menghasilkan kesatuan pandangan dan pemikiran yang akan dituangkan dalam notakesepahaman kita bersama. Kami berharap kepada peserta FGD penggiat literasi sepakat untuk mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Dispusda Sumsel ini, kami mengharapkan bantuan, dukungan dari semua para stakeholder yang hadir ini untuk kemajuan kita bersama," bebernya.

Ditambahkan oleh Duta Baca Provinsi Sumsel Dr. H. Firman Freaddy Busroh, dari beberapa program yang sudah dilaksanakan kemarin yakni memberikan sosialisasi gemar membaca kepada beberapa sekolah, pada kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi dan mengajak mitra-mitra untuk  emendukung dan bekerjasama agar bisa mewujudkan ini.

"Sebagaimana program yang dicanangkan Gubernur Sumsel dan kita memiliki duta literasi Sumsel, maka ini harus kita dukung semua selaku masyarakat Sumsel, maka harus ada beberapa komponen di dalamnya," ujar dia.

Kepala Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Minat Baca Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Nani Suryani menambahakan, salah satu kesempatan untuk berkomitmen yang harus diimplementasikan, karena itu salah satu legalitas yang merupakan yang harus kita harus menindaklanjuti apa yang menjadi visi daripada Gubernur Sumsel seperti CSR, penggiat literasi semua sektor saya kira ke depan masalah perpustakaan atau sarana baca Insya allah akan tertuntaskan.

"Kalau dari Perpustakaan Nasional RI kami sudah meluncurkan Dana Alokasi untuk pembangunan fisik gedung, rehabilitasi, pembelian buku, sarana atau interior baik itu provinsi, kabupaten/kota, khusus itu sudah alokasikan di daerah tinggal didaerah bagaimana mereka meresponnya," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close