Tarif Turun, Biaya Operasional Turun


Arie Perdana Putra 2019-10-08 21:01:33 Palembang 151 kali

Lokakarya MASKA

PALEMBANG, Kabar28.com,- Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA) gelar lokakarya yang mengambil tema "Peran LRT dalam meningkatkan perekonomian Sumsel", di Ballroom Hotel Beston Palembang, Selasa (8/10/2019).

Kepala Balai Pengelolaan Kereta Api Ringan, Rosita mengatakan, Kementerian ESDM bisa menurunkan tarif kereta api seperti di Jabodetabek. Kalau sekarang Rp7,5 Miliyar perbulan ada penurunan tarif hingga Rp3 Miliyar.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah, tinggal menunggu keputusan saja. Beban biaya operasional yang ditanggung Pemprov Sumsel saat ini semakin turun sekitar 68 persen. Sisanya adalah biaya operasional," ujarnya. 

Menurut Kadishub Sumsel, Nelson Firdaus, pihaknya sudah mendengar adanya pemotongan insentif para driver ojek online (ojol). Dalam hal ini Pemprov Sumsel tidak dapat secara langsung ikut dalam pokok permasalahan tersebut.

"Namun demikian memang kami menghimbau dengan pihak ojek untuk mencari solusi terbaik. Silahkan mereka duduk dalam satu meja untuk bicara, sehingga didapat solusi yang tepat untuk permasalahan tersebut. Kita lihat nanti ke depannya seperti apa," ungkapnya.

Kemudian karena ini persoalannya masih dalam aplikator itu sendiri, sehingga teman-teman dari driver memprotes hal tersebut.

"Saya kira tidak juga mempengaruhi, artinya masyarakat masih menggunakan yang lain, angkutan umum kita masih siap. Sekarangkan ada program fiveteen oleh Kementerian Perhubungan untuk penataan alur sungai Musi, di sana diutamanya di dermaga 16 ilir bawah jembatan Ampera itukan merupakan trayek perlintasan angkutan sungai dari seluruh kabupaten/kota berhenti di sana, ini direncanakan nanti akan ada skybridge," katanya. 

Lanjutnya, untuk Skybridge ini nantinya akan menghubungkan LRT dengan dermaga 16 ilir, diharapkan kepada mereka yang menggunakan transportasi sungai tersebut bisa menaiki skybridge, dapat naik dari stasiun ampera untuk melakukan perjalanan ke tempat lain.

"Kalau untuk terpanjang yang paling panjang di DJKA yakni di OPI Mall, ya itulah merasa nyaman dan aman dalam menuju jembatan Ampera, tapi kisarannya cukup lumayan, ini masih dalam tahap perencanaan dan mari kita berdoa agar cepat terealisasi, ini menggunakan APBN," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close