KLHK Segel Lahan PT. DGS


Arie Perdana Putra 2019-10-03 16:49:40 Ogan Komering Ilir 169 kali

Manager PT DGS saat diwawancarai awak media

KAYU AGUNG, Kabar28.com,- Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, menyegel di lahan milik kebun Dinamika Graha Sarana (DGS), di Desa Penyandingan, Tulung Selapan, OKI, Kamis (3/9/2019).

Hal ini merupakan sanksi penegakan hukum bagi perusahaan yang tidak dapat menjaga lahannya dan atau membiarkan lahannya terbakar.

Kasatgas Gakkum Karhutla KLHK, Sugeng Priyanto mengatakan, yang masuk wilayah konsesi PT DGS sekitar 750 hektar. Penyegelan merupakan salah satu tahapan penegakan hukun oleh pihaknya atas lahan yang terbakar.

"Ada tiga instrumen hukum yang digunakan dalam penegakan hukum untuk kasus karhutla. Pertama, pencabutan izin. Kedua, penegakan hukum perdata untuk ganti rugi ekologis. Ketiga, hukum pidana yang diterapkan terhadap orang yang dianggap paling bertanggung jawab," katanya.

Sementara, Manager PT. DGS, Rois mengatakan, dalam IUP 11 hektar lahan yang dimiliki, pihaknya hanya bisa menguasai sekitar 4.00 hektar.

"Contoh, pohon karet yang ada ini sudah puluhan tahun dikuasai warga, mereka mau bakar lahan itu kami tidak bisa apa-apa. Itulah akhirnya api merembet ke lahan milik kita," katanya.

Diungkapkan Rois, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengantisipasi kebakaran lahan di perusahaan yang ia pimpin. Seperti mengerahkan RPK berjumlah 40 orang dan 17 pompa air.

"Saat kebakaran terjadi, kami kerahkan 22 unit alat untuk skat. Perlu diketahui, di lahan yang disegel KLHK ini, ada gubuk masyarakat yang sudah ditanami Nanas, jadi kami tidak bisa apa-apa," ungkapnya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close