Kepala DJP Sumsel: Jangan Takut, Gunakan Anggaran Semaksimal Mungkin


Arie Perdana Putra 2019-10-02 18:10:13 Palembang 126 kali

Kegiatan sedang berlangsung

PALEMBANG, Kabar28com,- Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyelenggarakan High Level Executing Agency and Treasury Dialogue wilayah Sumsel, di Gedung Keuangan Negara Provinsi Sumsel, Rabu (2/10/2019).

Kepala Direktorat Jenderal Pembendaharaan (DJP) Sumsel, Taukhid mengatakan, pertemuan ini sebenarnya adalah pertemuan spesial, yang hadir adalah para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) produk pusat, dan sebagian kuasa anggaran dari kepala daerah.

"Jadi kita harapkan mereka semua nanti bisa memanfaatkan anggaran sebaik-baiknya, belanja secepat mungkin dalam pengertian sedisiplin mungkin dari awal, jangan khawatir bahwa di bulan Januari tidak punya uang semua boleh belanja, oleh karena itu saya mengharapkan pengadaan barang dan jasa, supaya efektif bisa dilakukan sebelum tahun anggaran dimulai. Sehingga penetapannya bisa diawal tahun pertama, perlaksananya bisa berjalan pada minggu pertama," ujarnya. 

Kemudian saya sangat senang bahwa ini masih awal Oktober 2019, berkesempatan bagi teman di sini supaya bisa segera melakukan pos pengadaan barang dan jasa. Kalau ada mungkin, dibutuhkan, diperlukan, penjelasan, koordinasi, dan sebagainya, kami siap membantu memfasilitasi bagaiman semua itu bisa terselenggara dengan baik.

"Jadi ada 5 hal pokok yakni pendidikan, perlindungan sosial, infrastruktur, sumber daya manusia (pendidikan dan kesehatan) untuk pendidikan tetap 20 persen dari APBN terpenuhi, kemudian kesehatan lebih dari 5 persen yakni 5,2 persen. Semuanya ini kita luncurkan, dan ada juga ada yang lain-lainnya, termasuk penyiapan untuk ke depan yakni salah satunya adalah antisipasi bencana, infrastruktur 432 Triliuan masih kita alokasikan untuk itu, termasuk penyelesaian jalan tol," ungkapnya. 

Menurut Kepala Kantor Wilyah Direktorat Jenderal Pajak Sumsel dan Bangka Belitung, Imam Arifin, salah satu topik pembahasan kali ini yakni penerimaan negara di APBN, terkait APBN tahun 2019 sampai akhir September 2019 mencapai 67 persen dari rencana kita Rp15,7 Triliun.

"Tahun 2020 kita masih menunggu pembagian alokasi perencaan penerimaan. Kami menghimbau kepada masyarakat Sumsel, sudah masuk bulan Oktober 2019, mohon pembayaran pajak tahun 2019 untuk dirapikan, jangan sampai pembayaran yang harus dibayarkan tahun 2019 nanti telat dibayar atau tidak dibayar, nantinya bisa berdampak pada penagihan aktif dari kantor pajak, kami menghimpun jika ada pertanyaan, konsultasi, dan klarifikasi silahkan datang ke PPT terdekat," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close