Hingga 2019, Ada 38 Ribu Kawasan Kumuh


Arie Perdana Putra 2019-09-03 20:54:33 Palembang 53 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Direktur Pengembangan Kawasan Pemukiman Kementerian PUPR RI, Didiet Arief Akhdiat mengadakan rapat koordinasi percepatan pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) National Slum Upragating Program (NSUP), di ballroom hotel Aston, Selasa (3/9/2019).

Dikatakan Didiet Arief Akhdiat, secara nasional berdasarkan pendataan dari REI tahun 2014 saat ini ada 38 ribu hektar kawasan kumuh, 38 ribu itu didapat dari surat keterangan yang dikeluarkan oleh bupati atau wali kota yang disampaikan kepada pemerintah pusat pada waktu itu.

"Tapi saat ini banyak bupati dan wali kota melakukan upgradeting terhadap kawasan-kawasannya. Sehingga sekarang ada 87 ribu hektar secara nasional kawasan kumuh, ini yang perlu adanya penyelesaian sekarang," ujarnya. 

Lanjutnya, hal tersebut harus dilakukan percepatan, karena tantangan di perkotaan semakin lama makin meningkat, kalau tidak diselesaikan sekarang jangan sampai dapat menimbulkan permasalahan dikemudian hari.  

"Penyelesaiannya seperti apa, tergantung dari kearifan lokalnya, tidak bisa disamaratakan dalam penyelesaiannya, ada yang legal ada juga yang illegal yang berada di bantaran sungai," ujarnya.

Sementara, Wali Kota Palembang H. Harnojoyo berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi tersendiri bagi Kota Palembang untuk mengurangi wilayah kumuh.

"Kita berharap ke depan kawasan kumuh di Kota Palembang dapat berkurang. Kalau kita fokus terhadap titik kumuh, maka akan kelihatan lokasi yang perlu dilakukan pembenahan, dan ini justru menjadi percontohan bagi daerah lain," jelasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close