Miliki 10 Paket Sabu Mantan Kades Embacang Dilepas, Kok Bisa?


Arie Perdana Putra 2019-08-29 19:59:56 Hukum 197 kali

Ilustrasi

INDRALAYA, Kabar28.com,- Sempat ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Ogan Ilir (OI), Sabtu 24/8/2019) lalu karena kedapatan memiliki 10 paket Sabu, Imroni, Mantan Kades Embacang Kecamatan Lubuk Keliat ternyata dilepas dengan alasan tidak terbukti menggunakan atau memiliki narkotika jenis sabu tersebut.

Kades Embacang, Sarnubi menyebutkan jika penangkapan dilakukan Satnarkoba  Polres OI dini hari di rumah pelaku. Saat penggeledahan malam itu, ditemukan 10 paket sabu yang tersimpan dalam lampu sen mobil pelaku.

"Saat penangkapan disaksikan warga ditemukan 10 paket sabu di dalam mobil pelaku. Setelah sempat diamankan, pelaku ternyata dilepas pihak kepolisian dengan alasan tidak terbukti memakai maupun memiliki sabu tersebut," ujar Kades Embacang saat dikonfirmasi awak media melalui selulernya.

Kasat Narkoba Polres OI IPTU Fajri Anbiyaa mengakui jika Imroni telah dilepas pihaknya setelah 2x24 jam dilakukan pemeriksaan tidak terbukti menggunakan atau memiliki narkotika jenis sabu tersebut.

Menurutnya, 10 paket diduga sabu tersebut telah diperiksa dan dinyatakan negatif, termasuk tes urine pelaku dinyatakan negatif mengandung ampetamine atau jenis narkotika lainnya.

"Kita telah melakukan pemeriksaan dini terhadap pelaku dengan alat tes narkoba dan alat tes urine. Hasilnya semua dinyatakan negatif. Kita memiliki waktu 3x24 jam untuk menentukan status pelaku, dan setelah 2 hari kita nyatakan saudara Imroni tidak terbukti dan segera kita bebaskan," ucap Kasat, Kamis (29/8/2019).

Saat ditanya terkait 10 paket yang dinyatakan negatif sabu tersebut, Kasat mengaku telah mengirimkan barang bukti tersebut ke laboratorium forensik Polda Sumsel untuk diuji.

"Saat ini kami masih menunggu hasil tersebut. Namun menurut hasil pemeriksaan dini kami, barang yang berbentuk kristal tersebut memang bukan sabu-sabu, makanya pelaku kami bebaskan," jelasnya.

Kasat mengakui jika pihaknya sengaja tidak menggandeng BNN OI dan langsung ke Polda Sumsel.

Menanggapi hal ini beberapa warga desa setempat yang dirahasiakan namanya, mempertanyakan keabsahan dibebaskannya mantan Kades Embacang Imroni.

Karena menurutnya jika memang pelaku tidak bersalah, Polres harus menunjukkan bukti otentik hasil pemeriksaan tersebut.

"Pembebasan ini tidak masuk akal, karena barang bukti yang ditemukan cukup banyak yakni 10 paket sabu. Jika memang itu bukan sabu harus dibuktikan secara otentik dengan menggandeng pihak-pihak berwenang mengenai narkoba seperti BNN ataupun Polda Sumsel. Polres OI harus menunjukkan proses dan bukti-bukti yang konkrit," katanya.

Sementara Kapolres OI Ghazali Ahmad belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini. (red)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close