Sebelum jadi Kapolda Sumsel, Ternyata Irjen Firli Pernah Jualan Spidol Bareng Bupati OI


Arie Perdana Putra 2019-08-05 12:23:01 Ogan Ilir 707 kali

Kapolda Sumsel tiba di lokasi acara

INDRALAYA, Kabar28.com,- Untuk pertama kalinya, Kapolda Sumsel Irjen Firli melakukan silaturrahmi dengan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Ogan Ilir, di gedung serbaguna Pemkab OI Tanjung Senai, Senin (5/8/2019).

Tiba di lokasi, dengan didampingi sejumlah pejabat Polda Sumsel dan Kapolres OI, Kapolda Sumsel disambut oleh Bupati OI dan sejumlah pejabat, serta tarian mapak raje dari SMPN 1 Indralaya.

Di hadapan ratusan massa yang hadir, mantan Deputi Penindakan KPK ini menceritakan pahit getirnya kehidupan yang ia jalani di waktu kecil hingga sukses seperti sekarang.

"Saya lahir di kebun karet, waktu kecil saya pernah jualan spidol bersama Bupati OI HM Ilyas Panji Alam. Tak hanya itu, saya juga pernah jualan pepes ketan, jadi tukang cuci mobil dan jualan cabe. Itu semua saya jalani dengan ikhlas dan sabar hingga akhirnya saya meraih kesuksesan dan menjadi Kapolda Sumsel," bebernya.

Sementara, Bupati OI, HM Ilyas Panji Alam mengungkapkan, kondisi pemerintahan di OI berjalan lancar dan aman, semuanya tak lepas dari partisipasi semua pihak dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Hal ini terlihat dari kerja keras TNI/POLRI yang menjamin keamanan dalam pelaksanaan pemilu beberapa waktu lalu. Semoga kerjasama ini dapat terus terjalin dengan harmonis," ungkapnya.

Di hadapan Kapolda Sumsel dan tokoh masyarakat yang hadir, Ilyas menceritakan masa kecilnya yang ia jalani bersama Irjen Firli.

Diakui Ilyas, ia sudah lama mengenal Irjen Firli jauh sebelum Firli menjadi polisi dan Kapolda Sumsel.

"Saya sudah kenal pak kapolda sejak masih sama-sama menjadi saudagar. Saya dan pak kapolda pernah jualan spidol bersama di pasar. Namun sekarang, anak kecil penjual spidol itu sudah menjadi kapolda dan bupati," ungkap Ilyas.

Dalam kesempatan itu Kapolres OI, AKBP Ghazali Ahmad menjelaskan, Polres OI memiliki 6 Polsek, dan menurut data Sat Intelkam ada 6 orang Warga Negara Asing (WNA) di OI. Dengan keterbatasan yang ada, Polres OI tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Curat, Curas, Curanmor (3C), Narkoba, Lakalantas dan Karhutla merupakan kasus utama yang ditangani Polres OI. Situasi kondusifitas Kamtibmas di OI tak terlepas dari dukungan penuh masyarakat yang selalu menganut filosofi Caram Seguguk," jelasnya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close