2 Bulan Melenggang, Jumbo Ditembak dan Ditangkap


Arie Perdana Putra 2019-08-04 20:24:40 Hukum 46 kali

Tersangka usai menjalani perawatan setelah ditembak

PALEMBANG, Kabar28.com,- Setelah 2 bulan bebas melenggang tanpa rasa bersalah, Dedi Okumura alias Ismael alias Jumbo (30) warga Jalan Jaya IV RT 25 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, akhirnya menyerah di hadapan anggota Unit Tekab 134 Polresta Reskrim Palembang, setelah 2 butir timah panas menembus kedua kakinya karena mencoba melarikan diri saat akan dibawa ke Mapolresta Palembang, Minggu (4/8/2019).

Tersangka ditangkap di Kota Lubuk Linggau, karena telah merampok Deni Setiawan dan Meitwita Ruriati, di Toko Evo Petshop, Jalan DI Panjaitan Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang, Sabtu (25/5/2019 pukul 07.30 WIB.

Kejadian tersebut dilaporkan Muhammad Rizki AP.(27) warga Gang Pemda RT 08 Kelurahan Srikaya Kecamatan Alang-alang Lebar, di SPKT Polresta Palembang, (25/5/2019) lalu.

“Kronologis kejadian, berawal saat kedua korban sedang bersih-bersih di lokasi. Kemudian dua pelaku datang menodongkan senjata api yang dibawanya. Masing-masing mengacungkan senpi ke arah dua korban. Pada korban Deni Setiawan, tersangka merampas handphone merek Oppo A3s warna merah miliknya, lalu tersangka menyandera korban dan mengancam jangan berteriak, korban di masukkan ke dalam kamar mandi, dengan kondisi kedua tangan terikat,” Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara.

Aksi tersangka dan rekannya ini, terbilang berani dan nekat di waktu mulainya beraktifitas pagi dan matahari mulai beranjak naik.

“Keduanya membawa senjata api semua. Satu korban disandra dalam kamar mandi, smeentara satu korban lainnya, Meitwita Ruriati dipaksa mengeluarkan semua uang hasil penjualan. Di bawah ancaman senpi yang dibawa, mereka mengancam akan menembak jika melawan. Dengan membawa uang sebanyak Rp12 juta dari dalam laci dan satu unit handphone merek Oppo tipe A3s, mereka kabur dan baru hari ini kita mendapat waktu yang tepat. Kini kami masih terus kembangkan kasusnya, siapa tahu tersangka ini terlibat dalam kasus kejahatan lainnya,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, dirinya mengaku menjalankan aksinya bersama Eby (DPO) dan dirinya mendapatkan uang sebesar Rp 5 juta dan handphone Oppo tipe A3s.

“Menurut pengakuannya, uangnya sudah habis digunakan untuk makan sehari-hari dan membeli baju. Oleh karena itu, satu sweater warna hitam bertuliskan angka “5”, satu jaket warna cream, satu sweater biru dongker motif garis biru putih, satu unit handphone Oppo a3s warna merah dan satu elendang warna hijau, kita sita untuk proses lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara tersangka saat diwawancarai mengaku menyesal atas perbuatannya. “Saya menyesal pak. Tapi harus bagaimana, saya tidak ada kerjaan sementara harus butuh uang untuk makan,” ungkapnya. (red)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close