Dianiaya Satpam, Penjaga Malam SMAN 1 Tanjung Batu Nyaris Tewas


Arie Perdana Putra 2019-08-04 16:47:33 Hukum 494 kali

Khoirullah saat terbaring di rumah sakit

INDRALAYA, Kabar28.com,- Khoirullah (51), seorang penjaga malam di SMAN 1 Tanjung Batu dibacok Paiman (60), Satpam di sekolah yang sama.

Akibat penganiayaan itu, korban yang tinggal di belakang SMPN 1 Tanjung Batu itu nyaris tewas dengan banyak luka di tubuhnya dan dilarikan ke salah satu rumah sakit di Palembang.

Penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (3/8/2019) sekitar pukul 09.30 WIB di belakang SMPN 1 Tanjung Batu. Namun hingga Minggu (4/8) siang, tersangka masih dalam pengejaran petugas Polsek Tanjung Batu.

Peristiwa itu bermula dari ribut kehilangan papan di sekolah tempat mereka berdua bekerja. Ketika ditanyakan kepada tersangka, tersangka malah menuduh korban yang mencurinya.

Mendapat keterangan itu, pihak sekolah menemui korban di rumahnya di belakang SMPN 1 Tanjung Batu. Ketika dituduhkan atas pencurian itu, korban emosi dan mendatangi rumah tersangka yang berlokasi di samping rumahnya.

Akibatnya, korban dan tersangka terlibat pertengkaran sengit. Bahkan ada kabar, korban sempat memukul tersangka karena tidak terima tuduhan itu, tapi pertengkaran itu selesai juga.

Satu jam kemudian, dibekali sebilah parang tersangka mendatangi korban dibelakang SMPN 1 Tanjung Batu. Tanpa banyak bicara, tersangka membacok korban hingga terkapar bersimbah darah dan nyaris tewas.

Akibat bacokan itu, korban mengalami luka bacok di lengan sebelah kiri hingga nyaris putus, tangan sebelah kanan, bagian punggung belakang dan di kepala. Usai melampiaskan dendamnya itu, tersangka melarikan diri. Sementara korban segera dilarikan ke rumah sakit di Palembang.

Kapolsek Tanjung Batu AKP Masri ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa penganiayaan yang hampir menewaskan penjaga malam SMAN 1 Tanjung Batu tersebut.

"Dugaan sementara motifnya dendam, korban dituduh mencuri kayu tapi tidak terima. Akhirnya keduanya terlibat pertengkaran yang berujung penganiayaan. Tersangkanya sudah diketahui dan masih dalam pengejaran polisi,” kata Masri. (red)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close