Indonesia Marketeers Festival Kembali Digelar


Arie Perdana Putra 2019-07-30 21:01:20 Palembang 44 kali

Penerima Marketing Champion 2019

PALEMBANG, Kabar28.com,- Indonesia Marketeers Festival ketujuh kembali digelar.

Gelaran pemasaran yang digelar sejak tahun 2013 tersebut hadir sebagai ajang bagi pelaku pemasaran untuk mendapatkan ilmu dan insight menarik serta paling update untuk diaplikasikan di dunia profesional, sehari sebelumnya digelar seminar di Auditorium Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan hari ini merupakan puncak kegiatan yang dilakukan oleh Marketers di ballroom hotel Arya Duta, Selasa (30/7/2019).

Didalam kegiatan ini selain menghadirkan fasilitator dari MarkPlus Institute Bapak Anang Supardi, hadir pula pembicara lain yang tidak kalah menarik mulai dari Indra Pratam JR. Sales Executive retail III PERTAMINA, Mayendra  Branch Head Support JNE Palembang, Louise Malisa Elimia  Operation Manager Amanzi Water Park,  Handy Soen  Kepala Cabang Auto 2000 Plaju, J Rianthony Nata Kesuma  Ketua Umum CSR Pemprov Sumsel.

Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartamadja selaku pihak penyelenggara Indonesia Marketeers Festival 2019 mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya, Indonesia Marketeers Festival 2019 menyapa 17 kota di Indonesia, dimulai dari Balikpapan sampai Jogjakarta, 19 Juni sampai 15 Agustus 2019. Total selama roadshow akan ada sekitar 17.000 partisipan di mana mereka akan mendapatkan banyak ilmu baru dari pakar-pakarnya langsung. Tema event kali ini adalah seputar dunia sales, Sales Promotion Breakthrough: 5 Gebrakan Penjualan 2019, Sales Naik, Brand Apik. "Untuk meningkatkan penjualan di tahun 2019", harus gencar melakukan sales promotion, ujarnya. 

Tapi awas, jangan hanya diskon! Karena masih banyak strategi atau gebrakan yang bisa dilakukan agar sales naik, plus nama brand Anda tetap apik,". Sesuai dengan tema, ada lima gebrakan yang bisa membuat penjualan meningkat. Pertama adalah gebrakan benefit, bonus, dan bundling. Setelah itu ada flexi, flash, dan free. Ketiga ada co-brand, collab, dan cross-sell. Keempat adalah experience, engage, dan endorse. Dan gebrakan terakhir adalah limited, loyal, dan lucky, ungkapnya.

Kesemuanya disajikan dalam Indonesia Marketeers Festival 2019, di mana kali ini digelar di kota Medan pada hari Rabu, 24 Juli 2019. Palembang merupakan kota ke-12 yang disambangi setelah Balikpapan, Batam, Pontianak, Bandar Lampung, Pekanbaru, Solo, Banjarmasin, Manado, Semarang, Kendari, dan Medan. Setelah kesuksesan di kota Palembang, Indonesia Marketeers Festival 2019 akan menyapa kota Makassar pada Rabu – Kamis, 31 Juli – 1 Agustus 2019, bebernya.

Menurut Asisten III Pemerintah provinsi Sumatera Selatan Bidang Administrasi Dan Umum Prof. Dr. HM. Edwar Juliarta bertempat di Bina Praja berbicara soal era digital, ada satu penelitian yang menarik perlu diketahui oleh semua pihak berdasarkan pada 2015-2016 UESCU kemudian FBM merelease bahwa minat membaca di Inonesia masih jauh dibawah dinegara-negara lain. Ada 4 indikator, tetapi walaupun penelitian dari UNESCO lebih parah lagi bahwa di Indonesia minat baca lebih sedikit, sedangkan penelitian yang lain bahwa 9 jam dihabiskan untuk membaca sepertinya bertentangan dengan penelitian UNESCO, benar 9 jam yang dibaca adalah smartphone, tegasnya.

Ditambahkannya bicara tentang digitalisasi, sekarang anda berada dalam satu momen tersebut, apa yang saya satu bentuk fakta yang harus disikapi dengan tegas, ketika bicara tentang fenomena tadi ternyata perbedaan yang membuat perubahan-perubahan yang luar biasa, menjual tidak harus buka toko, harus disikapi berbagai persoalan mengenai administrasi, sekarang cukup dengan ditawarkan melalui "media sosial, facebook, dan sebagainya pada saat ini". Namun yang dikhawatirkan kedepan untuk umkm bisa tergerus oleh digitalisasi, makanya perlu disikapi dengan seksama, pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close