339 Hafiz dan Hafizah PPI Diwisuda


Arie Perdana Putra 2019-07-28 17:48:03 Ogan Ilir 61 kali

Peringatan Haul Mudir Awal PPI serta wisuda hafiz dan hafizoh

INDRALAYA, Kabar28.com,- 339 hafidz dan hafizah Pondok Pesantren Al Ittifaqiah (PPI) diwisuda, di Kampus D PPI Desa Tanjung Lubuk, Indralaya Selatan, Ogan Ilir, Minggu (28/7/2019).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Haul Mudir awal Almukarrom Fadhilatus Syeikh KH. Ahmad Qori.

Dalam kesempatan itu, Mudir PPI, Drs  KH. Mudrik Qori., M.A mengajak semua tamu undangan untuk meneruskan perjuangan KH. Ahmad Qori dalam menebarkan rahmat ke semesta alam khususnya di dunia pendidikan.

"KH. Ahmad Qori telah memberikan tauladan yang baik, sosok guru yang istiqomah memegang nilai-nilai keislaman. Walaupun memiliki kelengkapan penguasaan bidang ilmu keislaman tetapi beliau tetap menjadi sosok yang rendah hati," ujarnya.

Lanjutnya, sikap ikhlas, mujahadah, sabar dan istiqomah tidak sekedar muncul dari pikiran dan ucapannya. "Semuanya utuh hadir dalam perilaku keseharian seorang ulama besar ini," ujarnya.

Kepala Lembaga Tahfiz, Tilawah dan Ilmu Al Qur'an (Lemtatiqi), Ustad Royani Ahmad, S.Ud., Alhafidz mengatakan, 339 wisudawan terdiri dari 37 santri 1 juz.

"3 juz 3 orang, 5 juz 134 orang, 10 juz 43 orang, 15 juz 11 orang, 20 juz 11 orang, 25 juz 12 orang, 30 juz 87 orang dan tingkat syahadah 1 orang," katanya.

Dalam momen membahagiakan tersebut juga dilaksanakan simaan alquran, ziarah kubur para pejuang dan pendiri pondok, tasyakuran ulang tahun Lemtatiqi ke-28, ittifaqiahTV ke-1 dan launching murrotal al-Quran 30 juz KH. Abdul Rasyid Siddiq.

Selain itu, dilakukan juga penyerahan tanah wakaf tambahan dari KH. Mukrom As’ad untuk pembangunan pusat study al-Quran Syeikh Abdullah Saeed Al-Abdallah (Saudi Arabia), dan MoU Kesultanan Palembang Darussalam dengan Al-Ittifaqiah tentang sejarah kebudayaan Kesultanan Palembang Darussalam.

Tak lupa, dalam momen sakral istimewa itu juga diberikan penghargaan kepada wisuda terbaik, pemberian syahadah dan sanad, penghargaan guru pertama, santri pertama, hafidz pertama Lemtatiqi, 2 orang santri beasiswa universitas Al-Azhar Cairo dan 5 santri beasiswa Omdurman Sudan.

Hadir dalam kegiatan tersebut ribuan santri dan tamu undangan diantaranya Guru Besar Institut Ilmu Quran Jakarta, Prof. DR. KH. Ahsin Sakho Muhammad., MA alhafidz, pakar ekonomi Sudan Syeikh. DR. Abdullah Illa serta unsur Muspida Sumsel dan Ogan Ilir. (red)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close