Disbudpar Sumsel Akan Kembalikan Keaslian Bukit Sugintang


Arie Perdana Putra 2019-07-26 12:07:20 Palembang 50 kali

Plt Kadisbudpar Sumsel

PALEMBANG, Kabar28.com,- Pembangunan di Bukit Siguntang Palembang yang dilakukan beberapa waktu lalu dianggap kurang tepat.

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Alifa Syahrizal di sela-sela Musda ASITA beberapa waktu lalu.

"Permasalahannya tidak banyak, hanya saja pada tahun-tahun sebelumnya ada pembangunan yang dilakukan, yang kita sayangkan mungkin pembangunan tidak meninjau atau menelaah berdasarkan kajian, dimana kita ketahui bersama bahwa Bukit Siguntang sudah dijadikan cagar budaya baik nasional atau internasional yang sudah diakui oleh UNISCO. Seharusnya boleh kita membangun Bukit Siguntang tetapi tidak meninggalkan cagar budaya keasliannya," ujarnya. 

Lanjutnya, saat ini keaslian dari Bukit Siguntang sudah pudar. Banyak budayawan, seniman, sejarawan yang komplain, kenapa Bukit Siguntang dibangun dan diubah dari konsep yang sebenarnya.

"Bukit Siguntang punya sejarah besar, sebagai agar budaya nasional itulah yang menjadi masalahnya, kita tidak bisa langsung bongkar begitu saja, karena semua ada aturannya, hingga saat ini belum diserahkan ke Pemerintah Provinsi Sumsel," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani menambahkan, saat ini ada 73 destinasi wisata di Palembang.

"80-90 persen dimiliki oleh masyarakat, yang dikelola oleh Pemkot Palembang diantaranya Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Masjid Agung, Plaza Benteng Kuto Besak dan Monpera," ujarnya.

Sambungnya, untuk destinasi yang dikelola Pemprov Sumsel yakni Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya dan Museum Bala Putra Dewa.

"Kita harapkan kepada pihak ketiga bukan hanya mentonersnya saja yang diperhatikan tetapi atraksi juga diperhatikan, selama ini kita masih sailent destination yang selama ini orang datang ketempat destinasi tidak ada atraksi, inilah yang akan terus kita galakkan ke depannya," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close