6.034 SR di Palembang Terima Jargas


Arie Perdana Putra 2019-07-23 22:23:05 Palembang 48 kali

Penandatanganan penyerahan jargas

PALEMBANG, Kabar28.com,- 6.034 Sambungan Rumah (SR) di Kecamatan Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Sako, Sematang Borang dan Jakabaring menerima Jaringan Gas (Jargas) Rumahtangga dari Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (23/7/2019).

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, untuk pemasangan jaringan gas ini diberikan secara gratis kepada masyarakat. Selain itu juga masyarakat tidak perlu khawatir atas pemasangan Jargas karena biayanya pemakaiannya tidak mahal.

“Berdasarkan informasi di lapangan masyarakat masih takut melakukan pemasangan gas karena takut terjadi kebocoran dan tagihannya besar. Maka dari itu kepada pihak terkait untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengikuti program bantuan dari pemerintah,karena ini benar-benar gratis untuk pemasanganya,” jelasnya.

Dirjen Infrastruktur Minyak dan Bumi Kementerian ESDM, Mariani menjelaskan, pihaknya akan secepatnya melakukan sosialisai kepada masyarakat agar tidak mengkhawatirkan akan keamananya, bersadarkan informasi di lapangan masyarakat masih takut untuk memasangnya.

"Pemasangannya sendiri akan diberikan secara gratis juga kompor karena ini seperangkat dengan pemasangannya,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Bagian Pembangunan Kota Palembang, Zuryati mengungkapkan, hari ini pihaknya baru memperkenalkan kontraktornya kepada pihak-pihak yang akan memberikan izin, karena akan memakai jalan nasional, jalan provinsi ada prosing sungai, ” katanya.

Ia juga menambahkan berdasarkan hasil survey ada 6.034 calon pelanggan Prioritas di 2019 ini. Kecamatan Sematang Borang Kelurahan Sri Mulya 974 SR, Lebong gajah 1024 SR. Kecamatan Sako Kelurahan Sako 1371 SR Kecamatan Seberang Ulu 1 Kelurahan 7 Ulu 374 SR kecamatan Seberang Ulu II Kelurahan Tangga Takat 637 SR Kecamatan Jakabaring Kelurahan 8 Ulu 856 SR Kelurahan 15 Ulu 797 SR.

“Tentunya kita harus memperhatikan kembali usai penggalian jalan tersebut mulai dari izin nya dan bagian jalan tersebut, masalah perbaikan jalan sangat utama karena setelah dilakukan penggalian akan kita lakukan evaluasi lagi guna penyempurnaan pekerjaanya," pungkasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close